The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Santri Tahfidz Alquran Tewas Kecelakaan, Belum Sempat Pakai Jubah-Kopiah yang Baru Dibeli
Seorang santri tahfidz Alquran bernama Muhammad Alif tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Terengganu, Malaysia, Jumat (22/10/2021) (Harian Metro)
News

Santri Tahfidz Alquran Tewas Kecelakaan, Belum Sempat Pakai Jubah-Kopiah yang Baru Dibeli

Jumat, 22 Oktober 2021 21:19 WIB 22 Oktober 2021, 21:19 WIB

INDOZONE.ID - Malang nian nasib seorang santri tahfidz Alquran bernama Muhammad Alif (17) asal Kuala Terengganu, Malaysia ini. Belum sempat memakai jubah dan kopiah yang baru dibeli orang tuanya, dia meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas.

Dilansir Harian Metro, sang ayah, Azahari Abdullah mengatakan peristiwa nahas itu terjadi saat putranya dalam perjalanan pulang dari kawasan wisata alam Hutan Lipur Lata Payung usai berlibur bersama teman-temannya.

Seorang saksi mengatakan korban bersama teman-temannya melakukan perjalanan dengan cara berkonvoi.

Lalu, korban terjatuh usai motornya bersinggungan dengan motor temannya saat mengelak lubang di Kilometer 44, Jalan Merang, Penarik.

Akibat kejadian itu, korban meninggal di tempat. Sementara seorang temannya yang mengalami luka-luka ringan dibawa ke Rumah Sakit Setiu untuk mendapat perawatan medis.

Azahari mengaku sempat berkomunikasi dengan anaknya melalui sambungan telepon pada pukul 3 sore. Anaknya itu memberitahu kepadanya bahwa dia sedang dalam perjalanan pulang ke rumah.

Hal yang membuat Azahari sedih atas kepergian putranya itu dia baru saja membeli jubah dan kopiah. Namun sayang, pakaian itu belum sempat dipakai karena anaknya lebih dulu meninggalkannya untuk selama-lamanya.

"Kemarin, kami sempat keluar membeli barang keperluan seperti jubah dan kopiah untuk dibawa ke pusat tahfiz, namun sayang dia belum sempat memakainya," ungkap Azahari.

Ketua Polisi Daerah Setiu Afandi Hussain membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayahnya.

Dia mengatakan korban dibawa ke Unit Forensik Rumah Sakit Setiu untuk dilakukan pemeriksaan. Sementara kasus kecelakaan itu akan diselidiki berdasarkan Pasal 41 (1) Undang-Undang Transportasi Jalan 1987.

Artikel Menarik Lainnya:

Abul Muamar
Nanda
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US