The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemerintah Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen  di 2024
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ANTARA/Sigid Kurniawan)
News

Pemerintah Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2024

Jumat, 19 November 2021 10:01 WIB 19 November 2021, 10:01 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah berupaya menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem menjadi nol persen pada tahun 2024.

"Dalam rapat terbatas tadi, arahan Bapak Presiden terkait dengan agenda kemiskinan, disampaikan kemiskinan ekstrem di tahun 2024 itu targetnya adalah nol persen dan kemiskinan di tahun 2022 kembali menjadi 8,5-9 persen,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Di tahun 2021, strategi percepatan penanggulangan kemiskinan difokuskan pemerintah di 35 kabupaten/kota yang berada di 7 provinsi, atau dengan kata lain masing-masing 5 kabupaten/kota di setiap provinsi.

Sedangkan untuk di 2022, upaya penanggulangan akan semakin diperluas di 212 kabupaten/kota dengan target kemiskinan ekstrem sebesar 3-3,5 persen.

“Kemudian di tahun 2023-2024, (diperluas) di 514 kabupaten/kota prioritas dan tingkat kemiskinan ekstremnya di 2,3-3 persen dan di 2024 kemiskinannya ekstrem adalah nol persen,” kata Airlangga.

Sebagai upaya pengentasan kemiskinan, pemerintah akan menyalurkan tambahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada 694 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). 

“Program yang didorong di tahun ini adalah top up BLT Desa sebesar Rp300.000 x 3 bulan, jumlah sasarannya adalah 694 KPM. Ini membutuhkan surat edaran bersama Kemendagri dan Kemendes dan ini penyesuaian PMK (Peraturan Menteri Keuangan) sedang disiapkan,” katanya lagi.

Selain program BLT, akan ditambahkan juga program Kartu Sembako dengan jumlah sasaran sekitar 1,4 juta KPM. 

“Program Kartu Sembako yang di top up juga Rp300.000 x 3 bulan. Jumlahnya nanti menurut Ibu Mensos sekitar 1,4 juta (KPM), dan akan dilaksanakan di akhir atau di awal Desember,” ujar Airlangga.

Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan mengadakan survei sosial ekonomi nasional (susenas) guna mendukung program pengentasan kemiskinan ekstrem.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zal
Silvia Marissa
Zal

Zal

Editor
JOIN US
JOIN US