The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Anggap Anies Gagal Atasi Kerumunan Tanah Abang, PSI: Baru Bertindak Setelah Viral
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi Pasar Tanah Abang pasca viral (Instagram/@aniesbaswedan)
News

Anggap Anies Gagal Atasi Kerumunan Tanah Abang, PSI: Baru Bertindak Setelah Viral

Viral di medsos.

Selasa, 04 Mei 2021 16:00 WIB 04 Mei 2021, 16:00 WIB

INDOZONE.ID - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI menyesalkan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang gagal mengantisipasi kerumunan massa di Pasar Tanah Abang menjelang hari Lebaran.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi A Fraksi PSI, Wiliam Aditya Sarana. Ia menyebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai bertindak saat kerumunan di Pasar Tanah Abang viral di media sosial.

Baca juga: Ngeri, Anak Dijadikan Tumbal Pesugihan Keluarganya Sendiri, Sakit Mendadak dan Meninggal

Padahal, menurut Wiliam, kerumunan massa di pusat-pusat perbelanjaan, seperti di Pasar Tanah Abang, sudah mulai melonjak sejak seminggu terakhir sebelum penindakan.

“Kerumunan Tanah Abang itu tidak tiba-tiba terjadi dalam satu hari, hanya saja Gubernur Anies baru bertindak saat sudah viral di media. Kalau tidak viral, saya kira tidak akan ada tindakan apa-apa,” ucapnya, Selasa (4/5/2021).

Bahkan, ia menilai Pemprov DKI Jakarta terlihat tidak peduli dengan aturan yang dibuatnya sendiri, yakni peraturan PPKM Mikro yang membatasi jumlah pengunjung hingga 50 persen dari kapasitas normal

”Hampir tidak ada pembatasan, apalagi penegakan aturan. Jatuhnya hanya sekedar aturan tertulis saja” terangnya.

Wiliam mengatakan, Anies lemah dalam hal penegakan protokol kesehatan. Padahal menurutnya, Pemprov DKI Jakarta seharusnya sudah mengerahkan Satpol PP yang bekerja sama dengan PD Pasar Jaya untuk menjaga lokasi pasar.

“Lonjakan kerumunan massa itu selalu terjadi jelang hari raya atau libur panjang, harusnya otomatis penjagaan diperketat,” tandas Wiliam.

Artikel menarik lainnya

TAG
Susi Fatimah
Sarah Hutagaol
JOIN US
JOIN US