The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Erick Thohir Ajak Masyarakat Mampu Bayar Sendiri Pembelian Vaksin COVID-19
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Photo/ ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
News

Erick Thohir Ajak Masyarakat Mampu Bayar Sendiri Pembelian Vaksin COVID-19

Selasa, 24 November 2020 21:26 WIB 24 November 2020, 21:26 WIB

INDOZONE.ID - Menteri BUMN Erick Thohir mengajak masyarakat yang mampu secara ekonomi untuk membayar sendiri vaksin COVID-19 sehingga ikut membantu meringankan pemerintah dalam program penanggulangan pandemi itu.

Hal itu disampaikan Erick dalam webinar Kesiapan Infrastruktur Data Vaksinasi COVID-19 di Jakarta, Selasa (24/11/2020). Selain itu, ia menjelaskan bahwa Pemerintah sendiri akan mengeluarkan dua tipe vaksin, yakni yang merupakan bantuan pemerintah serta program vaksin mandiri.

"Karena jumlah penduduk Indonesia besar, kelompok masyarakat yang punya kemampuan lebih sudah seyogyanya membantu pemerintah juga dengan bayar vaksin sendiri," kata Erick, dilansir dari Antara, Selasa (24/11/2020).

Selanjutnya, program vaksinasi bantuan pemerintah akan diberikan salah satunya bagi tenaga kesehatan dan masyarakat yang membutuhkan sesuai data BPJS Ketenagakerjaan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sementara program vaksin mandiri diperuntukkan bagi masyarakat yang memang mampu.

Baca juga: Ditinggal Sang Kakak Main TikTok, Seorang Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang

Erick juga mengatakan bahwa pemerintah terus berusaha untuk melakukan persiapan vaksinasi COVID-19 dengan baik. Untuk target awal, vaksinasi akan diperuntukkan bagi masyarakat dalam rentang usia 18-59 tahun.

"Tapi ini target awal, bukan berarti menyeluruh. Oleh karena itu, di target awal ini 67 persen yang akan coba jadi target utamanya," katanya.

"Tentu ketika bicara mereknya berbeda, misal merk X dan Y, tentu usia rentannya bisa saja di atas 59 tahun atau bahkan Sinovac dengan pengembangan nanti, bisa saja di atas 59 tahun. Tapi hari ini 18-59 tahun. Dan dari rentang ini, 67 persen yang divaksin," pungkas Erick.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US