The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tolak Tes Covid-19, Warga Jakarta Terancam Kena Denda Rp5 Juta
Petugas Ahli Teknologi Laboratorium Medik melakukan Tes Swab melalui mulut dan hidung di gedung Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Depok, Jawa Barat, Senin (6/4/2020). (INDOZONE/Arya Manggala)
News

Tolak Tes Covid-19, Warga Jakarta Terancam Kena Denda Rp5 Juta

Agar patuh.

Kamis, 15 Oktober 2020 10:39 WIB 15 Oktober 2020, 10:39 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta berencana mengatur sanksi berupa denda kepada warga yang menolak tes Covid-19, baik rapid maupun tes swab PCR.

Menurut Anggota Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, Judistira, denda itu sebesar Rp5 juta. Aturan itu pun kini tengah dibahas dalam Peraturan Daerah (Perda) penanganan Covid-19 oleh Pemprov DKI dan DPRD DKI Jakarta.

"Jadi ada beberapa hal yang kita atur misalnya orang yang menghindar atau menolak untuk dilakukan pemeriksaan baik rapid maupun PCR itu dikenakan sanksi Rp 5 juta," jelas Judistira, Kamis (15/10/2020).

Lebih lanjut, Judistira menegaskan bahwa aturan denda sebesar Rp5 juta itu dibuat bukan untuk mendapatkan keuntungan, melainkan agar ada efek jera pada masyarakat.

"Untuk efek jera saja, bukan untuk mencari uang dari situ. Membuat masyarakat bisa mematuhi apa yang menjadi aturan di DKI Jakarta ini," terangnya.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD DKI ini menjelaskan, kini DPRD dan Pemprov DKI telah sepakat mengenai isi dari Perda penanganan Covid-19. Maka rancangan Perda itu akan segera disahkan dalam Rapat Paripurna.

"Tahap selanjutnya adalah paripurna, minggu depan," tandas Judistira.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Utami Evi Riyani
Sarah Hutagaol
JOIN US
JOIN US