The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tanggapi Istilah New Normal, Amien Rais: Jangan Pakai Lagi, Sesat!
Amien Rais. (Photo/Instagram/@amienraisofficial)
News

Tanggapi Istilah New Normal, Amien Rais: Jangan Pakai Lagi, Sesat!

Senin, 25 Mei 2020 22:49 WIB 25 Mei 2020, 22:49 WIB

INDOZONE.ID - Mantan Ketua MPR RI Amien Rais menanggapi terkait istilah New Normal yang digagas pemerintah sebagai upaya menghadapi pandemi Covid-19. Ia mengklaim, Indonesia dan negara lainnya telah keliru memaknai istilah New Normal.

Pendapat yang disampaikannya itu diunggah lewat akun Instagramnya @amienraisofficial, Senin (25/5/2020). Ia menerangkan bahwa istilah New Normal bermakna melanjutkan hidup secara normal selamanya. Namun, pemerintah dinilai belum siap menggunakan skenario tersebut.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Mohammad Amien Rais (Official) (@amienraisofficial) on

"Untung ada para scientist yang mengingatkan bahwa perkara new normal itu sesungguhnya misleading, salah arah dan sesungguhnya ada pengelabuan, mohon maaf itu kata mereka, dan saya setuju," kata Amien Rais.

"Dikatakan sesungguhnya itu bukan new normal, tapi itu we have to straight normal forever dan kita lanjutkan yang normal itu selamanya, karena apa yang normal itu biasanya ada standarnya, ada norma-norma, ada pola-pola yang reguler, dan tentu ada poin rujukan referensi, ini tak ada sama sekali," imbuhnya.

Tak hanya itu saja, secara gamblang Amien Rais juga mengajak publik untuk tidak memakai istilah New Normal.

"Saudara-saudara, jangan dipakai lagi ini (istilah new normal). Ini bisa mengelabui kita sendiri, dikarenakan apapun dianggap normal," ungkapnya.

"Nah, kalau di negara kita ini saya paham. Para petinggi ingin ini new normal setelah virus agak mereda yaitu pegawai negeri tetap pakai masker, tetap jaga jarak ada waktunya di rumah dan waktunya di kantor, dan sebagainya. Kalau semua itu masih oke," tambah Amien Rais.

Amien Rais menilai istilah new normal tidak bisa digeneralasasi dalam menghadapi semua kasus. Ia pun meminta publik lebih cerdas pasalnya pandemi Covid-19 bukanlah perkara mudah.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US