The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemprov DKI akan Tambah 5 RS Rujukan Khusus Covid-19, Totalnya Jadi 106
Sejumlah tenaga kesehatan berjalan menuju ruang perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)
News

Pemprov DKI akan Tambah 5 RS Rujukan Khusus Covid-19, Totalnya Jadi 106

Bersumber dari pihak swasta

Kamis, 28 Januari 2021 19:23 WIB 28 Januari 2021, 19:23 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera menambah lima rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19.

Widyastuti menjelaskan penambahan lima rumah sakit yang semuanya bersumber dari pihak swasta tersebut masih berproses. Pasalnya, harus diimbangi dengan tenaga kesehatan yang memadai.

"Kita kan kemarin 101 (rumah sakit), yang 5 sedang dalam proses, karena dalam menambah itu kan konsekuensinya bagaimana tenaganya juga ada tersedia," ucap Widyastuti, Kamis (28/1/2021).

Selain itu, Widyastuti juga menyebut, pihaknya akan berupaya untuk menambah kapasitas ruang isolasi dan ICU untuk pasien Covid-19 yang ada di setiap rumah sakit sesuai dengan aturan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sebanyak 40%.

"Sehingga kami berkoordinasi dengan Menkes memberikan penguatan di fasilitas kesehatan swasta untuk menambah kapasitas. Kalau RS BUMN kebetulan sudah sekitar 53%," terangnya.

BACA JUGA: Bertambah, Kini Ada 101 RS rujukan COVID-19 di DKI Jakarta

Kendati demikian, secara keseluruhan rumah sakit yang ada di Jakarta, Widyastuti mengatakan kapasitas ruang isolasi dan ICU untuk pasien Covid-19 belum mencapai 40%. Hal ini dikarenakan terdapat sejumlah rumah sakit yang dipakai untuk penyakit khusus.

"Total kita sekitar 38 persen saat ini. Total se-DKI, kan jumlah kapasitas tempat tidurnya kan swasta kita banyak sekali. Ingat beberapa RS kita kan juga RS khusus," ungkap Widyastuti.

"RS khusus tidak serta merta 40%, karena harus ada spare untuk katakanlah RS cancer. Kan tetap harus kita alokasikan untuk pasien dengan masalah cancer yang tidak bisa digabung seperti halnya RS umum," tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Sarah Hutagaol
JOIN US
JOIN US