The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pilu Ayah Jadi Badut, Hibur Orang-orang di Pasar Tradisional, Demi Makan Anak dan Istri
Pria berkostum badut menghibur pedagang dan pembeli di Pasar Terong di Makassar. (Instagram Makassar_iinfo)
News

Pilu Ayah Jadi Badut, Hibur Orang-orang di Pasar Tradisional, Demi Makan Anak dan Istri

Rabu, 21 Oktober 2020 21:20 WIB 21 Oktober 2020, 21:20 WIB

INDOZONE.ID - Masa-masa sulit dalam hal ekonomi akibat Pandemi COVID-19 tidak bisa dipungkiri masih melanda sebagian besar rakyat Indonesia. Susahnya mencari nafkah di tengah ekonomi yang sedang anjlok, membuat tak sedikit orang banting setir dalam mencari remah-remah rupiah.

Apa yang ditunjukkan seorang ayah yang satu ini pun agaknya demikian. Demi menafkahi anak-anak dan istrinya, dia berubah menjadi badut dan mencari uang dengan mengamen.

Dalam videonya yang dibagikan akun Instagram @makassar_iinfo, dia terlihat sedang mengamen di Pasar Terong di Makassar, pada Rabu, 21 Oktober 2020.

Pria berkostum badut itu terlihat bersemangat berjoget dan menghibur para pedagang maupun pembeli di pasar. Sebuah pemandangan yang cukup miris terutama karena para pedagang pun tampak sepi pembeli.

Seorang pedagang ayam kampung terlihat duduk melipat kakinya saking tak ada orang yang mampir di lapaknya. Sementara ayam-ayamnya didudukkan di pinggir jalan dalam kondisi hidup.

"Badut menghibur penjual dan pembeli di pasar terong Makassar...21/10/2020," tulis akun @makassar_iinfo.

Video tersebut pun membuat netizen terharu meski sang badut tampak menghibur.

"Perjuangan seorang ayah mencari nafkah???? panjang umur pak," kata seorang netizen.

"In Shaa Allah berkah dan jadi amal buat bapak nya," kata yang lain.

"Semangatki om sehat dan sukseski smoga cara menghiburta busa kasih bahagia orang aamiin," tulis netizen lain.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Badut menghibur penjual dan pembeli di pasar terong Makassar...21/10/2020

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US