The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tahun 2019, China Pecahkan Rekor Peceraian Tertinggi
Sebanyak 102 pasangan pengantin baru merayakan pernikahan secara massal dalam Karnaval Aliday di Hangzhou, China, Jumat (10/5). (Photo/ANTARA/M. Irfan Ilmie)
News

Tahun 2019, China Pecahkan Rekor Peceraian Tertinggi

Selasa, 31 Desember 2019 21:32 WIB 31 Desember 2019, 21:32 WIB

INDOZONE.ID - Angka perceraian di China pada 2019 diperkirakan memecahkan rekor tertinggi selama 15 tahun terakhir. Tahun ini saja sekitar 3 juta pasangan suami-istri di negara berpenduduk terbanyak itu telah mengajukan perceraian.

Dikutip dari media resmi setempat pada Selasa (31/12/2019), data statistik Kementerian Catatan Sipil China (MOCA) menerangkan perceraian meningkat 200 ribu pasutri pada tahun 2018.

Dalam video yang beredar luas di masyarakat, Ketua Mahkamah Agung China Zhou Qiang mengemukakan bahwa 74 persen perkara perceraian yang terjadi selama periode 2016-2017 diajukan oleh pihak istri.

Dalam naskah peraturan pencatatan sipil terdapat usulan masa "cooling down" selama 30 hari bagi pasangan yang mengajukan gugatan perceraian.

Masalah perceraian menyita perhatian luas khalayak China, bahkan topik yang diunggah di Sina Weibo (Twitter-nya China) telah dilihat 200 juta kali.

Beberapa pengguna internet di China meyakini bahwa masa "cooling down" yang mirip dengan proses mediasi di Indonesia itu dapat menghindari keputusan gegabah dan menyelamatkan mahligai pernikahan, meskipun kasus tersebut dipicu oleh rumitnya persoalan rumah tangga.

Prof Xia Yinlan dari Universitas Ilmu Politik dan Hukum China (CUPSL) Beijing berpendapat bahwa periode masa tenang tersebut mungkin saja dapat menurunkan angka perceraian.

Namun usulan masa tenang itu bukan berarti membatasi kebebasan warga untuk bercerai, demikian Xia dikutip Global Times.

TAG
M. Rio Fani
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US