The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

DPR Janji Pembahasan 14 Isu Krusial RKUHP Tak Akan Buru-buru
Suasana rapat paripurna DPR (INDOZONE/Harits Tryan)
News

DPR Janji Pembahasan 14 Isu Krusial RKUHP Tak Akan Buru-buru

Senin, 11 Juli 2022 11:50 WIB 11 Juli 2022, 11:50 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus mengatakan, bilamana DPR tidak ingin terburu-buru di dalam melakukan pengesahan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Pasalnya, kata dia, DPR bersama pemerintah bakal terus melakukan diskusi terkait 14 isu krusial yang ada di dalam RKUHP.

"Mudah-mudahan sih tidak terburu-buru, lagian kan tidak ada sesuatu yang urgen yang harus dikejar cepat-cepat," ucap Lodewijk kepada wartawan dikutip Senin (11/7/2022).

BACA JUGA: Draf Final RKUHP: Pelaku Aborsi Dipidana 4 Tahun, Nakes yang Ikut Membantu Dihukum Berat

Dijelaskan Lodewijk bahwa di dalam pembuatan RKUHP ini, DPR pastinya akan melibatkan masyarakat. Seperti halnya melakukan Focus group discussion (FGD).

FGD tersebut, tutur Lodewijk, yakni melakukan tahapan sosialisasi ke publik yang pro ataupun kontra dengan RKUHP. Dia berjanji DPR akan menampung masukan tersebut.

"Ya kita nanti ada FGD dengan mengundang unsur masyarakat, masukan mereka gimana. Termasuk nanti ada tahapan terakhir itu sosialisasi, apa sih yang ditolak, itu nanti perlu jadi perhatian DPR untuk bisa menampung masukan masyarakat," urai Lodewijk.

Sebelumnya diketahui Pemerintah telah resmi menyerahkan draf Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) dan RUU tentang Pemasyarakatan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Penyerahan itu disampaikan oleh Wamenkumham Edward O. S Hiariej dalam rapat kerja bersama dengan Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/7/2022). 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Harits Tryan Akhmad

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US