The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jadi 'Kuda Hitam' di 2024, Erick Thohir: Pencitraan Terbaik adalah Bekerja
Menteri BUMN Erick Thohir (Instagram/erickthohir)
News

Jadi 'Kuda Hitam' di 2024, Erick Thohir: Pencitraan Terbaik adalah Bekerja

Mengedepankan kinerja.

Selasa, 27 September 2022 12:08 WIB 27 September 2022, 12:08 WIB

INDOZONE.ID - Nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir disebut sebagai kuda hitam pada Pilpres 2024 mendatang. Selain itu, tren elektabilitas Erick Thohir juga terus bergerak naik.

Terlihat pula baliho-baliho di beberapa daerah yang menyebutkan Erick Thohir sebagai presiden sehingga masyarakat mengindikasikan Erick Thohir akan maju sebagai presiden di tahun 2024.

Baca Juga: Erick Thohir Bertekad Bawa Industri Kreatif Indonesia Mendunia

Meluruskan hal tersebut, Erick Thohir memberi penjelasannya terkait balihonya yang beredar di berbagai daerah.

"Baliho itu dilakukan oleh relawan, saya pun terkaget-kaget sodara saya sendiri ngirim ada baliho di daerah ini, tulisannya presiden lagi. Galak sekali tulisan presiden, orang presidennya saja masih menjabat," kata Erick Thohir saat diwawancara dalam sebuah program televisi swasta.

Mengedepankan hasil kerja, Erick menegaskan bahwa hasil kerja merupakan pencitraan yang terbaik dibandingkan hanya sekedar personal branding.

"Jangan gara-gara ini kita lupa bekerja, malah asik personal branding. Yang namanya hasil kerja itu adalah pencitraan yang terbaik, itu yang harus dipikirkan, jangan pencitraannya dulu, tapi hasil kerjanya. itu konteksnya," ujar Erick dalam kesempatan yang sama.

Erick kemudian menekankan pemikirannya terkait berpolitik yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Ini Alasan Erick Thohir Jadi Salah Satu Tokoh Paling Berpengaruh di Pemerintahan Jokowi

"Jangan sampai kita berpolitik untuk diri kita sendiri, tapi bagaimana kita berpolitik untuk masyarakat. Saya selalu bilang di BUMN, kita ini dapat amanah, oleh karena itu ayo kerja benar dan buat sesuatu yang baik, bukan karena sekedar jabatan jadi direksi dan komisaris, ini yang kita jaga," tutur Erick.

Mematahkan stigma pilpres sebagai pertarungan, Erick Thohir berharap pemilihan pilpres mendatang dapat dilakukan sebaik-baiknya dengan memaparkan program yang akan dilakukan untuk rakyat.

"Jangan tarung, kasihan rakyat. Seperti apa yang disampaikan pak Jokowi, jangan politik identitas, kita harus sama-sama bisa memaparkan seperti apa program yang dilakukan untuk rakyat. Kalo tarung ya gak abis-abis. Kalo kita tarung, bangsa lain tepuk tangan, bisa pecah bangsa ini, jadi negara kecil, mau kemana? Apalagi kita sudah akan menuju ekonomi nomor 4 terbesar di dunia," tutup Erick.

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Edi Hidayat
Marghareta Anandya
JOIN US
JOIN US