Siap-siap! Tarif Tol Dalam Kota dan Jagorawi Segera Naik
Sejumlah kendaraan memadati ruas jalan Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10). (Antara/Yulius Satria Wijaya)
News

Siap-siap! Tarif Tol Dalam Kota dan Jagorawi Segera Naik

Ivanrida
Rabu, 06 November 2019 14:22 WIB 06 November 2019, 14:22 WIB

INDOZONE.ID - Tarif beberapa ruas tol dikabarkan bakal segera naik. Di antaranya adalah tarif Tol Dalam Kota dan Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) milik Jasa Marga.

Surat Keputusan (SK) Menteri PUPR soal kenaikan tarif tol sejatinya belum diterbitkan. Namun, Jasa Marga sudah memprediksi kenaikan tarif tol kedua ruas itu akan berkisar di angka 6-7 persen.  

Angka itu muncul setelah berkaca pada perhitungan inflasi sesuai UU No 38/2004, tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah No 15/2005 tentang Jalan Tol.

"Kenaikan tarif itu kan related to inflasi seperti biasa. Naiknya setiap dua tahun sekali, maka itu disesuaikan dengan Inflasi selama dua tahun kemarin. Kalau dua tahun kemarin kan kira-kira (kenaikannya) 6 sampai 7 persen," ujar Corporate Finance Group Head Jasa Marga, Eka Setya Adrianto saat dihubungi Indozone, Rabu (6/11). 

Corporate Secretary Jasa Marga, Agus Setiawan, ketika dikonfirmasi menjelaskan setidaknya ada enam ruas tol milik perseroan yang seharusnya mengalami kenaikan tarif hingga akhir 2019.

Sesuai dengan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), beberapa ruas tol itu seharusnya sudah mengalami kenaikan tarif pada April, September dan beberapa ruas pada Desember. 

Adapun ruas-ruas tol milik perseroan yang tarifnya diproyeksikan naik, antara lain Tol Jagorawi, Dalam Kota Jakarta, Palimanan-Kanci (Palikanci), Belawan-Medan-Tanjung Morawa, dan Surabaya-Gempol. Adapun ruas tol Jakarta-Tangerang, tarifnya sudah naik per 1 November lalu. 

"Jadi penyesuaian tarif itu adalah regulasi, setiap dua tahun sekali naiknya," ujar Agus melalui sambungan telpon. 

Sesuai Undang Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 Pasal 8 Ayat 3 tentang jalan, serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 pasal 68 tentang pengaturan tarif jalan tol, Jasa Marga sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) berhak mengajukan kenaikan tarif atas ruas tol yang dikelola setiap dua tahun sekali.

Regulasi yang mengatur kenaikan tarif jalan tol itu sendiri dibuat dengan maksud melindungi BUJT sebagai investor atas investasi yang dikeluarkan untuk membangun jalan tol.  Besaran kenaikannya disesuaikan dengan tingkat inflasi yang terjadi selama dua tahun di wilayah tersebut. (SN)

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Ivanrida
Ivanrida

Ivanrida

Editor
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU