The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Erick Thohir: Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Kaum Muda
Menteri BUMN Erick Thohir (Twitter/erickthohir)
News

Erick Thohir: Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Kaum Muda

Berinvestasi pada generasi muda.

Jumat, 23 September 2022 10:00 WIB 23 September 2022, 10:00 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, reformasi dalam banyak bidang semakin penting dilakukan Indonesia untuk menciptakan semakin banyak lapangan kerja bagi generasi muda.

Pasalnya secara demografi, mayoritas penduduk Indonesia adalah orang-orang usia muda. Lebih dari 30 persen penduduk Indonesia berusia di bawah 35 tahun. Ini sebetulnya akan sangat menguntungkan dan menjadi modal bagi Indonesia.

BACA JUGA: Digitalisasi SPBU, Erick Thohir Dorong Pertamina dan Telkom Berkolaborasi

"Bila Anda melihat populasi Indonesia, sekarang jumlahnya 270 juta. Mayoritas penduduk kami berusia muda. Bila tidak menciptakan lapangan pekerjaan, negara sebesar Indonesia akan menimbulkan masalah untuk kawasan," kata Erick Thohir yangn juga mantan pemilik klub Serie A Italia, Inter Milan, dalam wawancara dengan Financial Times.

Tentang bonus demografi ini, selalu ditekankan Erick Thohir dalam beberapa kesempatan. Pada peluncuran Indonesia Global Talent Internship secara daring di Jakarta, Kamis, 9 Desember 2021, misalnya, Erick Thohir sudah berbicara tentang bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menurut dia, momentum bonus demografi harus dimanfaatkan dengan berinvestasi pada generasi muda.

Erick Thohir
Erick Thohir ciptakan lapangan kerja bagi kaum muda (Istimewa)

Ini penting agar Indonesia tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan negara-negara Amerika Latin yang gagal memanfaatkan bonus demografi.

Erick Thohir mengatakan, pada 2038, piramida demografi Indonesia pelan-pelan akan berubah menjadi piramida terbalik.

BACA JUGA: Erick Thohir Dorong Pengadaan Bus Listrik

Dalam piramida normal, kondisi tersebut ditopang generasi muda dalam jumlah banyak sehingga mendorong peningkatan middle income yang kemudian mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Namun ketika piramida tersebut berubah menjadi piramida terbalik seperti yang terjadi pada Jepang, di mana generasi tuanya menjadi banyak sehingga membuat middle income tertekan dan pada akhirnya generasi mudanya tidak ada. (Itu) tahun 2038, tidak lama lagi," ujar Erick Thohir.

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Edi Hidayat
Marghareta Anandya

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US