The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Rampas Mobil Ibu Hamil di Jalan, Debt Collector Diringkus Polisi Terancam 9 Tahun Penjara
Dua orang debt collector terancam hukuman 9 tahun penjara. (Istimewa)
News

Rampas Mobil Ibu Hamil di Jalan, Debt Collector Diringkus Polisi Terancam 9 Tahun Penjara

Leasing tidak bisa sembarangan ambil kendaraan

Jumat, 23 Oktober 2020 16:04 WIB 23 Oktober 2020, 16:04 WIB

INDOZONE.ID - Seorang ibu hamil jadi korban penagih utang (debt collector) yang seenaknya mau merampas kenderaan mobilnya merek Suzuki APV warna hitam.

Para pelaku pun kemudian ditangkap Tim Puma Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat karena tindak pidana.

"Jadi mereka berdua ditangkap karena serah terima mobil oleh korban tidak dijalankan sesuai dengan prosedur," kata Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Kamis (22/10/2020).

Prosedur tersebut, kata dia, dilihat dari keputusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 18/PUU-XVII/2019 yang menyebutkan perusahaan pembiayaan atau "leasing" tidak bisa sembarangan melakukan penyitaan secara sepihak.

"Selain itu, penyitaan harus seizin pemilik atau berdasarkan keputusan pengadilan yang sah," ujarnya.

Dengan dasar tersebut, kedua pelaku ditangkap setelah pihak kepolisian menerima laporan korban yang mengaku mobilnya diambil paksa ketika melintas di Jalan Bung Karno, Kota Mataram.

Saat itu, kata Kadek Adi, korban mengaku baru selesai melakukan pembayaran cicilan mobil ke salah satu perusahaan keuangan.

Kemudian kedua pelaku mendatangi korban dengan melakukan penghadangan di jalan.

"Kedua pelaku mengaku hanya diperintahkan oleh perusahaan keuangan. Alasannya adalah korban masih ada tunggakan setoran kredit. Korban tidak bisa membayar dan akhirnya mobil dibawa kedua pelaku," ucap dia.

Kedua pelaku yang kini telah diamankan kepolisian di Mapolresta Mataram berinisial NV (36) warga Ampenan Utara, Kota Mataram, dan LE (31) warga Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

"Satu pelaku sudah 10 tahun dan satunya lagi baru satu tahun menjadi penagih utang," kata Kadek Adi.

Dua orang debt collector terancam hukuman 9 tahun penjara. (Istimewa)
Dua orang debt collector terancam hukuman 9 tahun penjara. (Istimewa)

Dari hasil pemeriksaannya, pihak kepolisian telah menemukan indikasi pidana dari perbuatan kedua pelaku. Oleh karena itu, kini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam statusnya sebagai tersangka, keduanya terancam Pasal 368 Ayat 1 Jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP atau Pasal 335 Ayat 1 tentang Pemerasan dan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.

Artikel Menarik Lainnya:

Viral Debt Collector Kena Batunya, Paksa Tarik Motor Milik Tentara Jadi Dipermalukan Gini

Kejam, 2 Murid Dibelenggu & Disiksa Guru Hingga Hampir Mati di Sekolah Milik Seorang Syekh

Sosok Yulia Kerabat Jokowi Ditemukan Tewas di Mobil Terbakar Sukoharjo, Korban Pembunuhan

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US