The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pembobol ATM Ditembak Mati oleh Polisi di Serang, Kapolres Bilang Itu Tindakan Tegas
Pembobol ATM ditembak mati oleh polisi di Serang, Banten. (Tangkapan layar)
News

Pembobol ATM Ditembak Mati oleh Polisi di Serang, Kapolres Bilang Itu Tindakan Tegas

Selasa, 10 November 2020 16:07 WIB 10 November 2020, 16:07 WIB

INDOZONE.ID - Satu dari dua orang tersangka pembobok ATM di Serang, Banten, ditembak mati oleh polisi. Dia adalah Komarudin (35 tahun), warga asal Kabupaten Lampung yang merantau ke Serang.

Berdasarkan keterangan pihak Polres Serang, jumlah pelaku sejatinya ada empat orang, namun dua lainnya belum ditangkap. Dua tersangka ditangkap pada Sabtu (7/11/2020). Sedangkan dua lainnya, yakni Ansori dan Hermawan, berhasil kabur. Dari sejumlah aksi yang sudah mereka lakukan, mereka berhasil meraup Rp60 juta.

"Alhamdulillah, kita telah menangkap pelaku spesialis pencurian dengan menggunakan ATM," kata Kapolres Serang AKBP Mariyono.

Seorang lainnya yang ditangkap adalah Yandoni (32 tahun), warga Ogan Komering Ulu Selatan. 

Menurut Mariyono, pihaknya terpaksa menembak Komarudin lantaran melawan petugas saat hendak ditangkap. Dia mengistilahkan penembakan itu dengan 'tindakan tegas'.

"Tersangka ini ada 4 orang. Alhamdulillah sudah kami tangkap pada hari Sabtu kemarin, dua orang. Satu orang kami lakukan tindakan tegas, dikarenakan yang bersangkutan melawan petugas pada saat mau ditangkap. Kemudian kami lakukan tindakan tegas, dan yang bersangkutan meninggal dunia," katanya.

Dalam melancarkan aksinya, para pelaku menggunakan potongan botol bekas minuman. Mereka membagi tugas. Ada yang mengintip PIN yang ditekan korban di mesin ATM, ada yang mengawasi, dan ada yang sebagai eksekutor.

Menurut tersangka yang ditangkap hidup-hidup, Yandoni, dia dan tiga temannya belajar membobol ATM seperti itu melalui video dalam YouTube.

Yandoni kini terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US