The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Rumah Istri Muda Dibuldoser Kalap Istri Tua yang Dibeliin Suami di Sergai? Ini Kata Polisi
Rumah Sunarsih istri muda Selamat dibuldoser. (istimewa)
News

Rumah Istri Muda Dibuldoser Kalap Istri Tua yang Dibeliin Suami di Sergai? Ini Kata Polisi

Sabtu, 08 Agustus 2020 11:45 WIB 08 Agustus 2020, 11:45 WIB

INDOZONE.ID - Cerita rumah istri muda dihancurkan pakai eskavator oleh istri tua ternyata buntut dari pembagian harta yang diminta kembali oleh anak kepada ayahnya.

Pihak kepolisian Serdang Bedagai meluruskan kalau penghancuran rumah bukan dilakukan oleh istri tua, tapi Bagus anak dari istri tua yang menuntut uang hak miliknya dikembalikan.

Uang itu telah dipergunakan sang ayah bernama Selamat bukan untuk membangun usaha tapi malah dipergunakan membangun rumah istri mudanya yang bernama Sunarsih.

"Begini, itu konflik bukan antara istri tua dan istri muda, melainkan anak dari istri yang telah meminjamkan sejumlah uang kepada ayahnya untuk modal usaha tapi malah dibangunkan rumah untuk istri mudanya," kata Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai AKP Pandu Winata  kepada Indozone.id, Sabtu (8/8/2020).

Sebelumnya beredar informasi sebuah rumah menjadi pelampiasan sampai dirobohkan menggunakan ekskavator hingga rata dengan tanah.

Bukan rumah pasangan, melainkan milik istri muda suaminya.

Peristiwa mengagetkan terjadi di Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Baringin Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Bahkan, peristiwa itu menjadi tontonan warga desa setempat.

Lihat videonya di sini:

Diketahui, kejadian itu didasari karena perselisihan antara istri tua dengan istri muda.

Video perobohan rumah menjadi viral di media sosial, Kamis (7/8), rumah tersebut dihancurkan menggunakan alat berat oleh orang suruhan dari istri tua.

Latar belakang konflik

Kronologinya konflik ini bermula saat Bagus meminta rumah itu dijual karena ada uang miliknya yang dipakai sang Ayah untuk modal usaha.

Rumah Sunarsih istri muda Slamet.
Rumah Sunarsih istri muda Selamet.

Alih-alih dipergunakan untuk usaha, bahkan uang untuk bisnis itu tidak kelihatan. Uang itu malah dipakai untuk membangun rumah istri muda tanpa sepengetahuannya.

Belakangan hari baru tau uang itu telah dipakai istri mudanya untuk bangun rumah di Desa Mangga Dua.

Permintaan untuk pembagian harga itu tidak mendapatkan respon dari Sunarsih hingga mediasi tidak berjalan seperti yang dia inginkan.

"Sunarsih tidak setuju. Singkat cerita mediasi tidak tercapai, si Bagus pun kecewa, dibuldoser lah rumah ini," kata Pandu.

Hanya saja Pandu mengungkapkan kalau konflik ini masih dalam ruang lingkup keluarga.

Sunarsih sebagai korban masih belum membuat laporan terkait dengan kerugian yang diderita akibat perbuatan anak istri pertama itu.

"Beliau belum membuat pengaduan ke kita. Konflik keluarga kita dasarnya harus ada pengaduan dari korban, cuma korban saat ini belum ada membuat laporan ke kita. Kalau tidak diadukan kita tidak bisa mendalami lagi," ungkapnya.

Hingga kini belum diketahui nasib Sunarsih, pasalnya setelah rumah itu dirobohkan dia langsung pergi ke Medan.

Dia tidak ada lagi di Desa tersebut, belum tau apakah dia tinggal dengan sanak keluarga atau di rumah suaminya.

Artikel Menarik Lainnya:

Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US