The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gedung Cyber Terbakar, Kominfo Ungkap 6 Gangguan Registrasi IMEI
Damkar coba memadamkan kebakaran di gudung Cyber 1. (Instagram/@humasjakfire)
News

Gedung Cyber Terbakar, Kominfo Ungkap 6 Gangguan Registrasi IMEI

Apa saja?

Jumat, 03 Desember 2021 11:49 WIB 03 Desember 2021, 11:49 WIB

INDOZONE.ID - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan enam gangguan registrasi atau proses identifikasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) imbas insiden kebakaran yang terjadi di Gedung Cyber, Jakarta Selatan. 

Kominfo menjelaskan, gangguan yang berdampak pada layanan IMEI terjadi karena pusat data Central Equipment Identity Register (CEIR) yang berlokasi di Gedung Cyber 1 mengalami shutdown. 

Ini adalah enam gangguan yang mengkibatkan tidak dapat dilakukannya prosedur-prosedur sebagai berikut yang diungkapkan oleh Kominfo; 

1. Proses Registrasi IMEI pada Perangkat Handphone, Komputer Genggam dan Tablet (HKT) berupa bawaan penumpang dan barang kiriman yang dilakukan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI. 

2. Proses Registrasi IMEI pada Perangkat HKT milik Tamu Negara, VVIP, dan VIP yang dilakukan melalui Kementerian Luar Negeri RI. 

3. Proses Registrasi IMEI milik Wisatawan Asing yang dilakukan melalui Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Bergerak Seluler. 

4. Proses Registrasi Tanda Pendaftaran Produksi (TPP) IMEI yang dilakukan melalui Kementerian Perindustrian RI. 

5. Proses Penggantian SIM Card baru yang dilakukan melalui Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Bergerak Seluler. 

6. Proses Aktivasi Perangkat HKT baru yang dilakukan melalui gerai penjualan Perangkat HKT di seluruh Indonesia. 

Juru bicara Kominfo, Dedy Permadi menyebutkan bahwa seluruh proses di atas tersebut belum dapat dilakukan seperti biasa hingga pemulihan kondisi pasca kebakaran yang terjadi di Gedung Cyber 1. 

"Saat ini kami masih menunggu _update_ terbaru dari pengelola Gedung Cyber 1 serta pengelola Pusat Data CEIR untuk menentukan langkah tindak lanjut yang diperlukan," ucap Dedy dalam keterangannya kepada Indozone, Jumat (3/12/2021).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US