The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cerita Denny Siregar Ancam Dipenggal Saat Sebut ISIS Teroris, Heran Dituduh Islamophobia
Denny Siregar pernah diancam mau dipenggal. (Youtube/Metrotvnews)
News

Cerita Denny Siregar Ancam Dipenggal Saat Sebut ISIS Teroris, Heran Dituduh Islamophobia

Senin, 21 Juni 2021 13:29 WIB 21 Juni 2021, 13:29 WIB

INDOZONE.ID - Penggiat media sosial dan pendiri CokroTV Denny Siregar heran dengan tuduhan Islamophobia yang dialamatkan pada dirinya.

Dia menceritakan awal kemunculan Islamic State Iraq and Syiria (ISIS) di Timur Tengah menyebut kalau organisasi itu merupakan teroris.

Dia lantas dituduh Islamophobia dan diserang dari mana-mana hingga diancam untuk dipenggal.

Namun sekarang Denny Siregar heran mendengar ada pihak-pihak tertentu melabeli ISIS sebagai Syiah.

"Dulu juga, ketika awal2nya muncul ISIS gua teriak, "Mereka teroris !!" Eh, gua dituduh Islamophobia. Diserang dari mana2, bahkan mau dipenggal segala," sebut Denny Siregar melalui akun Twitter miliknya seperti yang dikutip Indozone, Senin (21/6/2021).

Dia menyebut kalau label tersebut sebagai orang-orang yang tidak paham dalam peta politik global hingga main tuding segala.

"Sekarang malah kebalik, mrk bilang ISIS itu syiah. Lucu, kan? Gak paham peta politik global, tapi main tuding sini sana," bebernya.

Islamophobia menurut Denny merupakan stigma yang ditudingkan kepada orang-orang yang mengkritik maraknya perilaku oknum-oknum yang mengatasnamakan Islam sbg agenda politiknya. 

"Padahal yang kritik juga beragama Islam. Masak beragama Islam kok phobia kepada Islam, agamanya sendiri.. Aneh, kan?" kata Denny.

Dalam kanal Youtube Metrotvnews Denny menyebut kalau dulunya ISIS dipuja dan tak satupun ada yang mengatakan kalau mereka teroris.

"Ada sekelompok kecil yang menyatakan kalau mereka teroris dengan resiko kalau kita diserbu dengan cacian ancaman dan segala macam," katanya.

Denny menuding kalau kelompok ini sudah masuk ke Indonesia saat kontestasi Pilgub DKI Jakarta yang kemudian melakukan aksi 212 usai blunder pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal kutipan ayat Al Maidah.

Kasus ini kemudian berakhir dalam meja hijau dengan tuduhan kasus penodaan terhadap agama dengan terdakwa Ahok.

"Karena terbongkar kalau mereka akhirnya ada. Pada saat itu saya ngomong tidak ada yang percaya. Bahwa kelompok ini sudah besar. Sudah masuk di wilayah kita di semua elemen pemerintahan. Bahkan di elemen terkecil masyarakat di rumah tangga," katanya.

"Dan ketika terjadi itu, saya ada rasa senang dan takut juga. Tuh kan terjadi kan seperti mereka," tambahnya lagi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US