The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Luhut Sebut Presiden Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan Jadi Rp300 Ribu
Tangkapan layar Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (photo/ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden)
News

Luhut Sebut Presiden Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan Jadi Rp300 Ribu

Senin, 25 Oktober 2021 18:23 WIB 25 Oktober 2021, 18:23 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta agar harga tes PCR turun menjadi Rp300 ribu menyusul kewajiban penggunaan tes PCR untuk syarat naik pesawat yang mendapatkan banyak kritikan belakangan ini.

Menko Marves sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers hasil rapat terbatas evaluasi PPKM yang dipantau secara daring dari Jakarta, Senin (25/10), mengatakan masa berlaku tes pun diminta Presiden untuk diperpanjang.

"Arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300 ribu dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," katanya dikutip dari ANTARA.

Luhut menjelaskan, kewajiban penggunaan PCR yang dilakukan pada moda transportasi pesawat ditujukan utamanya untuk menyeimbangkan relaksasi yang dilakukan pada aktivitas masyarakat, terutama pada sektor pariwisata.

Baca juga: Momen Lucu Pria Bule Lari Terbirit-birit Dikejar Kambing, Nyaris Diseruduk Pakai Tanduk

Ia menuturkan, meski saat ini kasus nasional sudah rendah, Indonesia tetap harus memperkuat 3T dan 3M supaya kasus tidak kembali meningkat, terutama menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru. Hal itu juga dilakukan sebagaimana pelajaran yang diambil dari pengalaman negara-negara lain.

"Secara bertahap penggunaan tes PCR akan juga diterapkan pada transportasi lainnya selama dalam mengantisipasi periode Natal dan Tahun Baru," ujarnya.

Selain itu, Luhut memohon kepada masyarakat agar tidak emosional menanggapi kebijakan pemerintah.

"Saya mohon, kita sudah cukup pengalaman menghadapi ini. Jangan kita emosional menanggapi apa yang kami lakukan. Saya bertanggung jawab atas hal ini dan kalau ada hal yang kurang jelas, kami sangat siap untuk berikan penjelasan. Dan kalau ada alternatif yang bisa diberikan, kami juga senang," urainya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US