The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah, Sufmi Dasco Imbau Perketat Prokes
Sejumlah murid mengikuti kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri 24, Banda Aceh, Aceh, Jumat, (24/9/2021). (ANTARA FOTO/Ampelsa).
News

Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah, Sufmi Dasco Imbau Perketat Prokes

Orang tua mengizinkan atau nggak.

Jumat, 24 September 2021 18:03 WIB 24 September 2021, 18:03 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengaku prihatin atas ditemukannya ditemukannya  2,77% atau sekitar 1.301  klaster Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM).

“Ya kita prihatin. Kemudian ada klaster baru, dari kegiatan tatap muka di sekolah,  walaupun sebagian besar sekolah sudah menyatakan mereka melakukan prokes yang ketat,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (24/9/2021).

Menurut Dasco dengan ditemukannya klaster Covid-19 selamat PTM ini membuat pihak sekolah harus melakukan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat lagi.

“Nah kemudian dengan adanya kejadian kaster ini kembali kita mengimbau kepada sekolah tetap melakukan prokes yang ketat,” ujarnya.

Baca Juga: Rizal Ramli Semprot Habis Jokowi: Tolong Ngaca, Kinerjanya Payah Banget!

Kemudian menurut Dasco, dengan adanya temuan klaster sekolah tersebut dia menyerahkan sepenuhnya kepada orang tua apakah tetap mengizinkan anaknya mengikuti PTM.

“Kemudian kepada orang tua ini menjadi pertimbangan apakah mengizinkan atau tidak kita serahkan kepada orang tua,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui Pembelajaran tatap muka (PTM) sudah dilaksankan di sejumlah wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3. Namun selama PTM ini ternyata ditemukan klaster penularan Covid-19 di sekolah.

Berdasarkan catatan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sampai dengan hari ini, Rabu 22 September 2021 tercatat ada 2,77% atau sekitar 1.301  klaster terjadi selama PTM.

Namun demikian, untuk pembelajaran tatap muka yang tidak ditemukan klaster Covid-19 ada 45.614 atau sekitar 97.23%.  Hal ini diketahui sebagaimana survei kesiapan PTM yang diikuti oleh 46.913 sekolah sebagai responden dan dipublish dalam laman Kemendikbudristek.

Dari total 1.301 klaster terjadi selama PTM, ditemukan juga sebanyak 7.287 pendidik dan tenaga kependidikan terpapar Covid-19. Setelah itu ada 15.642 peserta didik terpapar virus Corona.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
M Fadli
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US