The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pria Ini Ngaku Jadi Nabi ke-26 & Sebut Nabi Muhammad Cabul, NU ke Polisi: Usut dan Tangkap
Joseph Paul Zhang mengaku Nabi ke-26. (photo/Screenshoot/YouTube/Jozeph Paul Zhang)
News

Pria Ini Ngaku Jadi Nabi ke-26 & Sebut Nabi Muhammad Cabul, NU ke Polisi: Usut dan Tangkap

Minggu, 18 April 2021 12:33 WIB 18 April 2021, 12:33 WIB

INDOZONE.ID - Seorang pria bernama Jozeph Paul Zhang sedang jadi sorotan publik karena mengaku sebagai nabi ke-26. Hal itu diungkapnya dalam video diskusi zoom yang diunggah ke kanal YouTube-nya yang berjudul "Puasa Lalim Islam". Dalam video itu, Jozeph menyinggung seputar agama Islam.

Dalam video diskusi zoom tersebut, ia mengawali perbincangan dengan menyapa peserta zoom yang diklaim dari berbagai negara di dunia seperti Indonesia, Eropa, Afrika, Rusia, Amerika, Kanada, New Zealand, Austraslia, yang ada di Kamboja, juga yang ada di Thailand, Korea.

"Rombongan para nabi internasional, tadi dari Kamboja mau jadi nabi nomor 29 saya minta ambil nomor antre dulu di Munchen, hahaa, boleh semua yang mau antre, bisa antrean nabi," ucapnya seperti dilihat INDOZONE dalam akun YouTube-nya, Minggu (18/4/21).

Jozeph menantang orang-orang untuk melaporkannya. Bahkan ia siap memberi uang kepada orang yang melaporkannya dengan tuduhan penistaan agama.

Selain mengaku sebagai nabi ke-26, ia juga menyebutkan bahwa nabi ke-25 Muhammad SAW adalah sosok yang cabul.

"Yang bisa laporin gua ke polisi, gua kasih uang lo. Yang bisa laporin gua penistaan agama, nih gua nih nabi ke-26, Josep Fauzan Zhang meluruskan kesesatan ajaran nabi ke-25 dan kecabulannya yang maha cabullah. Kalo Anda bisa laporan atas penistaan agama, Gua kasih loh satu laporan Rp1 juta, maksimum 5 laporan supaya jangan bilang gua ngibul kan. jadi kan 5 juta, di wilayah polres berbeda," ujarnya dalam rekaman video tersebut.



Video Jozeph ini lantas viral dan menuai protes dari banyak pihak termasuk Nahdlatul Ulama. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Helmy Faishal Zaini meminta agar kepolisian menyelidiki dan menangkap Jozeph.

"Pertama, kami minta polisi untuk menangani masalah ini agar tidak berkembang lebih jauh dan masyarakat untuk tidak terpancing dengan provokasi. Kita percayakan kepada polisi dalam hal ini kita meminta untuk segera dan menangkap karena jelas dalam video tayangan itu menyebarkan kebencian, dan sudah melakukan kategori penghinaan," ujar Faishal di Jakarta, Sabtu (17/4/2021) malam. 


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Victor Median

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US