The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pem-bully Bocah Penjual Jalangkote Ternyata Memang Bekerja untuk PLN
Firdaus (26), pelaku perundungan terhadap bocah penjual jalangkote di Pangkep, Sulsel, menggunakan nama Andi Putra Yusuf di Facebook. (Facebook/Andi Putra Yusuf)
News

Pem-bully Bocah Penjual Jalangkote Ternyata Memang Bekerja untuk PLN

Statusnya Pegawai Outsourcing

Selasa, 19 Mei 2020 05:18 WIB 19 Mei 2020, 05:18 WIB

INDOZONE.ID - Sesuai foto-fotonya yang diunggah di akun media sosialnya, pelaku perundungan (bullying) terhadap bocah penjual jalangkote (pastel) di Bonto-Bonto, Pangkep, Sulawesi Selatan, Firdaus (26), ternyata memang bekerja untuk Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai teknisi. 

Hal itu diakui langsung oleh pihak PLN UIW Sulselrabar pada Senin, 18 Mei 2020. Hanya saja, Firdaus hanyalah karyawan outsourcing, bukan pegawai tetap PLN.

"Kami sudah cek dan telusuri, kami pastikan pelaku perundungan tersebut bukanlah pegawai PLN," kata General Manager PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu, dalam rilis yang diterima Indozone.id.

Ismail mengatakan, Firdaus bertugas sebagai operator telekomunikasi layanan gangguan PLN ULP Maros, Sulawesi Selatan. Namun ia tidak menyebut nama perusahaan vendor yang menjadi mitra PLN yang memperkerjakannya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by PLN UIW SULSELRABAR (@pln_sulselrabar) on

Walau demikian, PLN memastikan akan memberikan tindakan tegas kepada vendor yang memperkerjakan Firdaus. 

"Saya berharap dengan adanya kejadian ini seluruh pegawai PLN dan mitra kerja PLN untuk selalu menjaga sikap dan perilaku baik di area kantor maupun di luar lingkungan masyarakat serta tetap bekerja secara maksimal untuk menjaga pasokan listrik di tengah pandemi," Ismail menambahkan.

Adapun Firdaus tidak menggunakan nama aslinya di Facebook. Ia memakai nama Andi Putra Yusuf. Pada profilnya tertulis ia sebagai teknisi PLN Wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.

Dari hasil pemeriksaan polisi, diketahui perundungan tersebut ternyata terjadi dua bulan yang lalu, namun baru viral dalam beberapa hari terakhir. Kini, Firdaus dan tujuh rekannya sudah ditangkap polisi, termasuk seorang perempuan yang diduga merekam perundungan tersebut.

"Ada delapan orang yang kita amankan dan semuanya telah ditetapkan sebagai tersangka hari ini," ujar Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, Senin (18/5/2020).

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_inffo) on

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US