The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Intan Muliyatin Dibunuh Pacar Seorang Dosen dengan Keji, Dua Bulan Lagi Akan Menikah
Intan Muliyatin (25) akan menikah dua bulan lagi. (Facebook)
News

Intan Muliyatin Dibunuh Pacar Seorang Dosen dengan Keji, Dua Bulan Lagi Akan Menikah

Kamis, 06 Agustus 2020 16:27 WIB 06 Agustus 2020, 16:27 WIB

INDOZONE.ID - Intan Muliyatin (25) dua bulan lagi akan mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi pria pujaannya. Namun kabar ini ditanggapi dengan penuh kebencian oleh kekasihnya yang lain yakni AS (31).

AS sakit hati yang mengaku telah lama menjalin asmara dan telah mengeluarkan banyak biaya untuk kuliah Intan, lamarannya malah ditolak orangtuanya.

Kenyataan inilah yang tidak bisa dia terima hingga tega menghabisi kekasihnya itu dengan parang.

Niat hati AS untuk melamar kekasihnya ditolak mentah-mentah oleh orangtuanya.

AS tidak terima penolakan orangtua korban, apalagi selama Intan kuliah di Makassar, pelaku yang membiayai selama ini.

“Apa salah saya? Sementara dia meminta saya membiayai kuliah korban di Makassar,” kata AS pada wartawan.

AS merupakan dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo Bima.

Dia dikenal mahasiswanya sebagai dosen yang baik, gaul, dan suka menghibur. Pembawannya humoris.

Intan
Intan Muliyatin (25)

Baca juga: Murka Lamaran Ditolak Ortu, Seorang Dosen Tega Bunuh Perawat Cantik, Kekasihnya Sendiri

Berdasarkan informasi yang dihimpun kalau korban ternyata telah memiliki kekasih yang baru. Bahkan intan akan menikah dengan kekasihnya itu dua bulan lagi atas restu orangtuanya.

Peristiwa ini dibenarkan oleh pihak kepolisian. Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono mengatkaan kalau pelaku sakit hati pada korban.

AS yang lamarannya ditolak merasa sakit hati. Ia menghadang Intan saat pulang mengantar orangtuanya berjualan di pasar Ama Hami Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (5/8) sekitar pukul 8.30 Wita.

"Tersangka ini sakit hati karena lamarannya ditolak orang tuanya,” kata Haryo kepada watawan saat melakukan temu pers.

Pelaku mencegat korban di Jalan Dana Traha Gunung Raja Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Pelaku dan korban sempat cekcok mulut. Pelaku yang sakit hati dengan korban akhirnya menusuk perawat cantik itu hingga tewas.

Menurut Haryo korban pernah kuliah di salah satu perguruan tinggi kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Haryo menambahkan, pelaku sebelumnya membuntuti korban dari Pasar Ama Hami dan saat melintas di Jalan Dana Traha, tersangka kemudian mencegatnya.

Pelaku yang merupakan dosen perguruan tinggi swasta di Kota Bima itu dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Usai membunuh korban, pelaku sempat melarikan diri, kemudian menyerahkan diri ke polisi.

Sementara itu dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti berupa parang yang digunakan untuk membunuh korban. Polisi juga mengamankan pakaian yang dipakainya saat kejadian.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US