The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Wapres Ma'ruf Amin Tegaskan Terorisme Tidak Berhubungan dengan Agama
Kiri: Wapres berduka atas peristiwa bom bunuh diri di Makassar (Instagram/kyai_marufamin) / Kanan: Petugas mengevakuasi anggota tubuh terduga pelaku bom bunuh diri (ANTARA FOTO/Indra Abriyanto)
News

Wapres Ma'ruf Amin Tegaskan Terorisme Tidak Berhubungan dengan Agama

Selasa, 30 Maret 2021 15:44 WIB 30 Maret 2021, 15:44 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan tindak kejahatan terorisme dan penyebaran paham radikalisme, tidak berkaitan dengan agama.

Wapres mengatakan bahwa tidak ada satu agama pun yang mengajarkan tentang kekerasan, apalagi sampai membunuh orang lain.

"Terorisme itu tidak ada kaitannya dengan agama. Tidak ada agama yang memberikan toleransi untuk terjadinya aksi terorisme, kekerasan; apalagi sampai membunuh orang lain, bahkan membunuh dirinya sendiri," kata Wapres Ma’ruf Amin, Selasa (30/3/2021).

Untuk mengatasi radikalisme dan terorisme di Indonesia, pemerintah terus melakukan pemahaman, pendidikan dan pembinaan kepada masyarakat.

Selain itu, upaya deradikalisasi terus diperkuat untuk diberikan kepada orang-orang yang pernah terpapar paham radikalisme.

"Karena ternyata sel-sel (radikal) itu masih ada; kadang-kadang dia tidak muncul, tetapi suatu ketika dia tiba-tiba muncul. Maka Pemerintah akan terus melakukan upaya-upaya untuk kontraradikal-terorisme ini," tuturnya.

Seperti diketahui, terjadi serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu pagi pukul 10:30 WITA. Bom tersebut menewaskan dua orang yang diduga pelaku.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kemudian menangkap 13 orang terduga teroris di empat provinsi, yakni Makassar, Nusa Tenggara Barat (NTB), DKI Jakarta dan Jawa Barat, menyusul peristiwa tersebut.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyebutkan empat orang terduga teroris yang ditangkap di Makassar berkaitan dengan dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Sementara dalam operasi penangkapan di Condet, Jakarta Timur dan Bekasi, Jawa Barat, polisi menangkap empat orang terduga teroris serta mengamankan barang bukti berupa lima bom aktif dan bahan-bahan peledak.

Artikel menarik lainnya

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US