The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Ciptakan Respons Imun Pada Lansia
Ilustrasi vaksin. (Photo/Ilustrasi/Pexels)
News

Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Ciptakan Respons Imun Pada Lansia

Selasa, 27 Oktober 2020 00:27 WIB 27 Oktober 2020, 00:27 WIB

INDOZONE.ID - Calon vaksin COVID-19 buatan Universitas Oxford dan AstraZeneca Plc dikabarkan mampu memproduksi kekebalan tubuh. Hal itu sebagaimana ditunjukkan melalui hasil uji klinis yang melibatkan sejumlah orang lanjut usia.

Kemudian, uji klinis tersebut dilakukan kepada kelompok yang dianggap paling rentan kena COVID-19, kata dua narasumber sebagaimana dikutip oleh Financial Times (FT).

Menurut yang disampaikan seorang sumber itu, calon vaksin tersebut dapat memantik respons imun dari antibodi dan sel T para lansia. Lebih lanjut, temuan itu jadi pendorong bagi para peneliti yang ingin membuktikan bahwa vaksin dapat mencegah para lansia mengalami gejala sakit parah bahkan meninggal dunia akibat COVID-19.

Di sisi lain, FT memberitakan hasil kajian itu akan segera diterbitkan oleh para peneliti, tetapi media itu tidak menyebutkan nama jurnalnya. Temuan tersebut memperkuat data yang diterbitkan oleh peneliti pada Juli 2020.

Data itu menunjukkan calon vaksin buatan Universitas Oxford dan AstraZeneca dapat memicu adanya "respons kekebalan yang kuat" di tubuh sejumlah orang dewasa berusia 18 sampai 55 tahun, demikian laporan FT. Beberapa orang, sebagaimana diberitakan FT, mendapatkan data itu dari tes imunogenitas darah.

Meski begitu, hasil positif dari tes imunogenitas tidak menjamin calon vaksin itu aman dan efektif digunakan oleh publik, khususnya mereka yang berusia lanjut. Calon vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca dan Universitas Oxford merupakan salah satu kandidat anti virus SARS-CoV-2 terdepan dalam upaya mencegah penularan COVID-19.

Universitas Oxford  dan AstraZeneca belum menjawab pertanyaan terkait persoalan itu. Salah satu calon vaksin COVID-19, yang disebut AZD1222 atau ChAdOx1 nCoV-19, dibuat oleh peneliti dari Universitas Oxford  dan lisensinya pada April 2020 diserahkan ke AstraZeneca Plc.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US