The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Disebut Syaratkan AHY Capres atau Cawapres untuk Koalisi, Demokrat Membantah
Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono. (Dok Partai Demokrat)
News

Disebut Syaratkan AHY Capres atau Cawapres untuk Koalisi, Demokrat Membantah

Visi dan misi selalu jadi prioritas.

Kamis, 07 Juli 2022 16:14 WIB 07 Juli 2022, 16:14 WIB

INDOZONE.ID - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menepis kabar jika partainya disebut-sebut mematok Ketua Umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden atau calon wakil presiden, sebagai syarat berkoalisi.

Herzaky bilang apabila silahturahmi politik yang dilakukan oleh partai Demokrat bersama partai politik lainnya selalu mengedepankan pembahasan visi, misi dan platform koalisi.

“Demokrat menegaskan, pernyataan itu sama sekali tidak benar. Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, ketika bertemu dengan Ketua Umum Parpol-parpol lain, selalu mengedepankan pembahasan visi, misi, dan platform koalisi,” urai Herzaky kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Tak hanya sekedar mencari kesamaan chemistry dan pandangan, untuk memperjuangkan perubahan dan perbaikan nasib rakyat.  Tapi juga membahas isu-isu kebangsaan dan kerakyatan terkini, dan apa solusi yang bisa ditawarkan oleh partai politik dengan melakukan sinergi dan kolaborasi. 

Oleh sebab itu, Herzaky menyatakan apabila pembahasan calon presiden dan calon wakil presiden belum ada.  Yang ada, sama-sama menyepakati, pembahasan mengenai capres dan cawapres dilakukan setelah koalisi terbentuk.

Baca Juga: Dinanti Bertahun-tahun Berakhir Keguguran, Annisa dan AHY Berat: Air Mata Susah Dibendung

“Dan, pilihan capres-cawapres salah satunya berdasarkan kemungkinan untuk dipilih rakyat atau menang di Pilpres 2024,” tegas Herzaky.

Herzaky menambahkan partai Demokrat akan mendalami dan mempelajari betul nantinya ketika pilihan capres dan cawapres ini sudah waktunya dibahas di koalisi. Hal ini yang menjadi salah satu prinsip dasar Ketum partai Demokrat, AHY, dalam proses pembentukan koalisi. 

“Koalisi dulu, baru bahas kriteria, dan setelahnya nama-nama bakal capres dan cawapres yang memenuhi kriteria,” beber dia.

Lebih jauh dia menuturkan partai Demokrat sangat menghargai kemandirian dan mekanisme internal tiap parpol dalam menentukan capres dan cawapres yang bakal diusung.

“Demokrat juga memiliki mekanisme sendiri. Tentu aspirasi dari tiap partai ini bakal dibahas di dalam koalisi ketika sudah terbentuk nantinya untuk didapatkan kesepakatan capres dan cawapres yang bakal diusung,” tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US