The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Resahkan Warga, Satgas Waspada Investasi Bekukan 3.600 Pinjol Ilegal di Sulawesi Selasan
Ilustrasi uang Rupiah. (photo/Unsplash/Mufid Majnun/ilustrasi)
News

Resahkan Warga, Satgas Waspada Investasi Bekukan 3.600 Pinjol Ilegal di Sulawesi Selasan

Minggu, 24 Oktober 2021 01:45 WIB 24 Oktober 2021, 01:45 WIB

INDOZONE.ID - Hingga Sabtu (23/10), Satgas Waspada Investasi yang terdiri dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kominfo, dan Kepolisian telah membekukan sebanyak 3.600 pinjaman "online" (pinjol) ilegal yang beroperasi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Langkah pembekuan itu ditujukan untuk meminimalisir website dan  aplikasi pinjaman ilegal yang marak bermunculan di masyarakat dengan iming-iming proses cepat dan bunga rendah," kata Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Region Sulawesi, Maluku dan Papua, Patahuddin di Makassar, Sabtu dikutip dari ANTARA.

Intuk menghindari penipuan di tengah sistem digital ini, menurut dia, harus diupayakan dengan serius, apalagi sasarannya sebagian besar dari kalangan perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca juga: Pasangan Ini Terpaksa Naik Panci Besar ke Pernikahan untuk Menghindari Banjir

Masih rendahnya pemahaman mengenai produk sektor jasa keuangan membuat masyarakat kerap menjadi korban penipuan pinjol ilegal, kata Patahuddin.

"Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan oknum melancarkan aksinya dalam melakukan penipuan," kata Patahuddin.

Berkaitan dengan hal itu, Patahuddin mengatakan transaksi digital yang semakin mudah ini harus dibarengi dengan kecakapan masyarakat khususnnya para pelaku UMKM untuk mencermati legal dan logisnya suatu usaha saat membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usahanya.

Karena itu, untuk memastikan pinjol itu legal atau ilegal bisa menghubungi Call Center OJK di 157 atau nomor WA 081157157157.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US