The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Nasib Bripka Joko Albar, Oknum Polisi yang Rampas Motor Wanita, Ngaku Istrinya Lagi Hamil
Bripka Joko Albar, oknum polisi anggota Polres Pelabuhan Belawan babak belur dihajar warga. (ist)
News

Nasib Bripka Joko Albar, Oknum Polisi yang Rampas Motor Wanita, Ngaku Istrinya Lagi Hamil

Sabtu, 24 Juli 2021 12:47 WIB 24 Juli 2021, 12:47 WIB

INDOZONE.ID - Sungguh mengenaskan nasib yang dialami oleh Bripka Joko Albar, anggota Satuan Sabhara Polres Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Akibat merampas sepeda motor milik seorang wanita bernama Lismawati (32) di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, pada Kamis (22/7/2021), ia kini terbaring lemah tak berdaya di RS Bhayangkara Medan, setelah diamuk warga setempat secara membabi buta.

Pukulan dan tendangan bertubi-tubi dari warga yang kesetanan, membuat Bripka Joko Albar mengalami luka serius. Ia bahkan disebut-sebut mengalami pendarahan dan kondisinya kini sekarat.

Yang menyedihkan, sebelum dihajar warga ramai-ramai, Joko sempat mengaku bahwa istrinya tengah hamil.

"Tolong, Pak, Bang, istri saya sedang hamil," katanya memelas meminta ampunan, di tengah-tengah warga yang mengerumuninya.

Namun, pengakuannya itu membuat warga malah makin kesetanan untuk menghajarnya.

"Matiin aja! Matiin aja!" teriak warga.

Saat itu, Bripka Joko masih belum kritis dan belum babak belur. Ia hanya mengalami luka tipis-tipis akibat mendapatkan "salam olahraga" tipis-tipis dari warga.

"Tolong, Bang, Pak, jangan pukuli saya," katanya, dengan napas tersengal-sengal setelah mendapat beberapa pukulan dan tendangan dari warga. 

ist
Bripka Joko Albar, oknum polisi anggota Polres Pelabuhan Belawan babak belur dihajar warga. (ist)

Saat itu juga, sebelum akhirnya ia dihajar ramai-ramai oleh warga, Joko sempat diinterogasi. Antara lain, ia ditanya bertugas di mana. Warga yang tak percaya bahwa ia polisi, juga memintanya untuk melafalkan Tribrata Polri.

"Saya dari Polres Pelabuhan Belawan, Pak," katanya.

Setelah cukup meyakinkan, warga kemudian memintanya untuk menelepon atasannya.

"Coba telepon komandanmu kalau kau memang polisi," kata warga.

Sebagian kecil warga mencoba melindungi Bripka Joko dari amukan, sementara sisanya sudah tak sabar ingin segera memukulinya.

Pada akhirnya, emosi warga tak terbendung. Bripka Joko pun dibalbal habis-habisan hingga membuatnya sekarat dan dilarikan ke rumah sakit.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan bahwa Bripka Joko Albar merupakan anggota Polres Pelabuhan Belawan yang masih aktif.

"Jadi yang viral di beberapa video di media sosial, itu betul anggota Polri. Sampai sekarang kondisi yang bersangkutan masih di rumah sakit, belum sadarkan diri," kata Hadi kepada wartawan.

Hadi bilang, pihaknya masih mendalami motif perampasan motor yang dilakukan oleh Bripka Joko Albar dan kawan-kawannya.

"Dan laporan yang kami terima dari korban masih kita dalami motif-motif lainnya. Yang jelas tindakan-tindakan oknum anggota yang melanggar itu pasti akan dikenakan sanksi tanpa tebang pilih," ujar Hadi.

Untuk diketahui, Bripka Joko Albar terlibat perampasan motor bersama tujuh orang lainnya yang mengaku sebagai penagih utang (debt collector) dan anggota leasing. 

Saat itu, korban perampasan, Lismawati, sedang dalam perjalanan pulang ke rumah dari tempat kerjanya, dari Dusun Lestari Pasar V Tembung, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor pelat BK 4342 MBD. Ketika itu, Lismawati sadar bahwa dirinya sedang dibuntuti.

Saat tiba di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Lismawati diberhentikan oleh Bripka Joko Albar dan komplotannya.

Dalam merampas sepeda motor Lismawati, para pelaku bilang, "Ini bukan keretamu (sepeda motormu)!"

Karena tak mampu melawan, Lismawati pun berteriak "maling! maling!" dan seketika warga setempat pun keluar dan mengepung pelaku.

Para pelaku yang lain berhasil kabur dan melarikan sepeda motor milik Lismawati dilarikan.

Namun, nahas bagi Bripka Joko, sepeda motor Yamaha Vixion miliknya mogok dan tak mau menyala. Ia pun ditangkap warga hingga akhirnya dihajar ramai-ramai setelah diinterogasi.

Dari tangan Bripka Joko, warga mengamankan ponsel, sebilah pisau, dan sepeda motor Yamaha Vixion miliknya. Di dalam dompetnya, ada KTP dan kartu senjata api atas nama Joko Albar.

Artikel Menarik Lainnya:



Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US