The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sopir Ditodong Celurit di Priok, Jokowi Telepon Kapolri Hingga 24 Pelaku Pungli Diringkus
Presiden Jokowi telepon Kapolri, 24 pelaku pungli ditangkap. (Youtube/Setpres)
News

Sopir Ditodong Celurit di Priok, Jokowi Telepon Kapolri Hingga 24 Pelaku Pungli Diringkus

Jumat, 11 Juni 2021 12:30 WIB 11 Juni 2021, 12:30 WIB

INDOZONE.ID - Sebanyak 24 preman pelabuhan Tanjung Priok diringkus pihak kepolisian setelah Presiden Jokowi menelepon langsung Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Itu dilakukan Jokowi setelah mendengarkan curhatan sopir kontainer yang dipalak oleh para pelaku pungutan liar (Pungli). Para pelaku bahkan nekat menodong dengan senjata tajam hingga membuat mereka ketakutan.

Penangkapan 24 orang pelaku dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan.

"Iya sudah kita amankan 24 orang dari dua lokasi sejak siang tadi," sebut Guruh pada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Dua lokasi tersebut di antaranya di PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta KBN Marunda dan Depo PT Greating Fortune Container (GFC).

12 lokasi di PT Dwipa Mitra Jakarta KBN Marunda itu berinisial DS (27), MK (29), SR (33), JR (54), MJ (24), DS (30), AZI (29), K (28), MN (39), EKP (53), dan E (29). Sedangkan para pelaku yang berhasil ditangkap di lokasi kedua berinisial O (44), AA (16), W (28), YP (22), DR (36), HF (21), RR (22), AW (24), T (44), D (46), NS (39), MJ (24).

Guruh menyebutkan kalau tindakan penangkapan yang mereka lakukan setelah merespon Presiden Jokowi menelepon langsung Kapolri.

Pihaknya bersama tim gabungan Jatanras Polda Metro Jaya, Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, langsung menyelidiki dugaan pungli itu.

Dia menambahkan pihaknya masih bekerja hingga saat ini untuk mengungkap para pelaku lainnya. Sementara 24 terduga pelaku yang telah berhasil diamankan ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara.

"(Status) masih terperiksa masih didalami," ujar Guruh.

Sebelumnya Jokowi menelepon Kapolri, 24 pelaku langsung ditangkap oleh pihak kepolisian setelah Jokowi mendapatkan laporan langsung dari para sopir truk kontainer di terminal Tanjung Priok.

Hal itu diketahui dari siaran YouTube Setpres. Jokowi, dalam siaran itu, sedang bertemu dengan para sopir truk saat meninjau pelaksanaan vaksin di JICT Tanjung Priok. Saat itulah Jokowi mendengarkan keluhan dari para sopir truk soal maraknya pungli. 

"Pak Kapolri, pagi, nggak ini saya di Tanjung Priok banyak keluhan dari para driver kontainer yang berkaitan dengan pungutan liar, pungli," kata Jokowi kepada Kapolri seperti yang dikutip dari Youtube Setpres, Jumat (11/6/2021).

Kata Jokowi pungli tersebut dilakukan di Fortune, di NBC PT, kemudian di Depo Dipa.

"Pertama itu, yang kedua juga kalau pas macet itu banyak driver-driver yang dipalak sama preman-preman, ini keluhan ini tolong bisa diselesaikan, itu aja Pak Kapolri," bebernya.

Sigit Prabowo kemudian siap melaksanakan perintah dari Jokowi.

"Siap laksanakan pak," jawab Sigit ketika itu.

Agung seorang sopir kontainer mengelukan aksi premanisme yang dilakukan di kawasan Tanjung Priok.

Dulu situasinya luar biasa macet karena di jalan aksesnya terjadi pembangunan tol.

"Akibat proses bongkar muat di Pelabuhan, kami juga mengalami tindakan kriminalitas ketika macet. Banyak teman-teman mengeluhkan sampai hari ini mengalaminya," katanya.

Pada saat terjadi kemacetan ini, para preman melakukan aksinya naik ke atas truk hingga ditodong pakai senjata tajam lalu barang-barangnya diambil.

"Di Tanjung Priok ini sebutannya asmoro pak. Yang ketika macet itu, dia mengambil barang dari kendaraan secara diam-diam," katanya.

Kemudian Agung mengungkap kalau para preman yang melakukan pungli dilakukan secara terorganisir bahkan sampai nekat bawa celurit untuk menodong para sopir.

"Kalau dia naik ke mobil itu, kita ditodong pak. Kemudian diminta barang-barang kita hanphone, dompet, ujang jalan habis," bebernya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US