The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sederet Keberhasilan TNI-Polri Hadapi Teror KKB Periode Maret-April 2020
Polda Papua mengamankan barang bukti dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Humas Polda Papua)
News

Sederet Keberhasilan TNI-Polri Hadapi Teror KKB Periode Maret-April 2020

Amankan barang bukti.

Jumat, 17 April 2020 20:58 WIB 17 April 2020, 20:58 WIB

INDOZONE.ID - Personel gabungan antara TNI dan Polri terus memberikan rasa aman dengan cara menindak tegas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bahkan tak jarang aksi baku tembak kerap terjadi. Berikut sederet keberhasilan TNI-Polri selama kurun waktu bulan Maret hingga April 2020.

1. 15 Maret 2020

Keberhasilan pertama yakni pada 15 Maret 2020, TNI-Polri menyerang markas KKB yang berada di Kampung Wini, Tembagapura, Papua. KKB itu merupakan pimpinan dari Seltius Waker.

"Dalam penegakan hukum itu, tim TNI-Polri berhasil mengamankan barang bukti dan melakukan tindakan tegas terhadap 4 orang KKB hingga meninggal dunia," kata Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam keterangannya seperti yang diterima Indozone, Jumat (17/4/2020).

Terus Diteror KKB, Ini Sederet Keberhasilan TNI-Polri Periode Maret-April 2020
Polda Papua mengamankan barang bukti dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Humas Polda Papua)

2. 9 April 2020

Penyerangan kembali dilakukan TNI-Polri pada 9 April 2020. Kali ini tim gabungan itu menyerang markas KKB di Jalan Tranas Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua.

"Di sana tim berhasil mengamankan 1 orang Pok KNPB dan melakukan tindakan tegas terhadap 2 orang KKB hingga meninggal dunia serta mengamankan sejumlah barang bukti," ungkap Paulus.

3. 10 April 2020

Keesokan harinya pada 10 April 2020, tim gabungan kembali menyerang markas KKB di Gunung Botak Tembagapura Mimika dan kenindak tegas 1 KKB hingga tewas. Tim juga menyita barang bukti senjata laras panjang jenis SS1V1 yang merupakan hasil rampasan dari Pos Pol Kulirik Puncak Jaya tanggal 4 Januari 2014 lalu.

"Satu KKB yang dilakukan tindakan tegas hingga meninggal diketahui bernama Tandi Kogoya yang merupakan Komandan Bataliyon Kogap 8 Kemabu Intan Jaya. Tandi Kogoya pernah terlibat dalam penyanderaan dan rangkaian penembakan pada tahun 2017 di Tembagapura," kata Paulus.

Tandi Kogoya disebut Paulus pernah terlibat penyanderaan dan rangkaian penembakan brutal pada tahun 2017 di Tembagapura. Pada 15 April 2018 dia juga pernah ditangkap di Nabire terkait penembakan di Mile 69 Tembagapura.

"Tandi Kogoya saat itu hanya mendapatkan vonis 1 tahun 6 bulan dan bebas tanggal 18 Agustus 2019 karena mendapatkan remisi karena berperilaku baik di tahanan," kata Paulus.

Terus Diteror KKB, Ini Sederet Keberhasilan TNI-Polri Periode Maret-April 2020
Polda Papua mengamankan barang bukti dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Humas Polda Papua)

Keluar dari tahanan tidak membuat Tandi Kogoya bergabung dengan NKRI, dia malah kembali membuat teror dengan melakukan penembakan di Sugapa menuju Kampung Pugisiga, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya yang mengakibatkan 2 tukang ojek meninggal dunia pada 25 Oktober 2019 lalu.

Pada 17 Desember 2019 dan 22 Desember 2019 dia juga melakukan penembakan di lokasi yang sama. Selain itu, Paulus juga memaparkan 1 anggota KNPB bernama Indius Sambom alias Ivan Sambom yang juga ditindak oleh tim TNI-Polri.

Ternyata Ivan adalah penasehat dalam kelompok KNPB Timika. Ivan juga mengaku berperan sebagai mata-mata kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Ivan Sambom ternyata merangkap sebagai pegawai security PT. Freeport. Hal ini dibuktikan dari keterangannya yang mengaku beberapa kali memberikan informasi kepada Lekagak Telenggen, Militer Murib, Abubakar Kogoya, Yunus Kobogau terkait informasi pergeseran pasukan maupun melaporkan update situasi posisi aparat keamanan," papar Paulus.

Atas keberhasilan TNI-Polri, tim juga berhasil melakukan penyitaan terhadap senjata api dari para KKB itu. Senjata api itu merupakan senjata api hasil rampasan milik TNI-Polri.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Utami Evi Riyani
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US