The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bank Indonesia Pede Rupiah Berada di Level Rp15.000/US$ pada Akhir Tahun
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Bank Indonesia yakin levelnya stabil di akhir tahun. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
News

Bank Indonesia Pede Rupiah Berada di Level Rp15.000/US$ pada Akhir Tahun

Meski di tengah situasi sulit.

Selasa, 07 April 2020 20:06 WIB 07 April 2020, 20:06 WIB

INDOZONE.ID - Meski rupiah terus berada dalam tekanan, Bank Indonesia (BI) tetap optimistis. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diyakini akan berada sesuai ekspektasi, yaitu Rp15.000/US$, pada akhir tahun nanti. 

Hal itu disampaikan oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam video conference perkembangan terkini perekonomian Indonesia, Selasa (7/4/2020). 

"Kami berkomitmen untuk terus berada di pasar dan mengajak untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dan menguat," ujar Perry.

"Dengan stabilitas ini akan banyak waktu untuk kuatkan kerja sama ini untuk mengatasi virus corona (Covid-19), baik kemanusiaan, dampaknya terhadap masyarakat dan lain-lain, kita bisa memulihkan ekonomi kita," tambahnya.

Rupiah,Gubernur BI,Dolar
Gubernur BGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (INDOZONE/Sigit Nugroho)

Menurut Perry, pihaknya terus berkomunikasi secara intensif dengan para investor asing. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan investor bahwa situasi perekonomian Indonesia masih terkendali. 

"Terima kasih para pelaku pasar, baik perbankan dan eksportir sehingga rupiah menguat dan mekanisme pasar baik, rupiah menguat," tuturnya. 

Sebagai informasi saja, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini, Selasa (7/4/2020) ditutup menguat. Rupiah tercatat menguat 238 poin ke level Rp16.175/US$. Rupiah juga tercatat paling perkasa dibandingkan mata uang beberapa negara Asia lainnya. 

Hal ini tak lepas dari langkah yang dilakukan BI sejak sepekan terakhir. Langkah tersebut di antaranya stabilisasi, komitmen dan komunikasi sejumlah pihak terhadap investor global. 

"Kami, Kemenkeu, OJK, terus melakukan komunikasi terhadap investor global," pungkas Gubernur Bank Indonesia tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :

TAG
Edi Hidayat
Muhammad Wirawan Kusuma
Sigit Nugroho

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US