The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jika Jadi Kapolri, Listyo Sigit Tegaskan Tak Ada Lagi Hukum hanya Tajam ke Bawah!
Komjen Listyo Sigit Prabowo saat fit and proper test di Komisi II DPR RI, Rabu (20/1/2021). (Dok. Setjen DPR RI)
News

Jika Jadi Kapolri, Listyo Sigit Tegaskan Tak Ada Lagi Hukum hanya Tajam ke Bawah!

Fit and proper test.

Rabu, 20 Januari 2021 12:40 WIB 20 Januari 2021, 12:40 WIB

INDOZONE.ID - Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan ke depannya penegakan hukum tak boleh ada lagi hukum yang hanya taham ke bawah dan tumpul ke atas. Hal tersebut ia tegaskan saat pemaparan fit and proper test dihadapan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021). 

"Sebagai contoh ke depan tidak boleh lagi ada hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Tidak boleh ada kasus Nenek Minah yang mencuri kakao kemudian diproses hukum karena hanya untuk mewujudkan kepastian hukum," ujar Listyo.

Sebagai calon Kapolri, dirinya banyak mendapatkan saran, masukan, kritik hingga harapan tetang Korps Bhayangkara ke depannya. Termasuk persoalan hukum yang sudah belakangan terjadi. 

"Tak boleh ada lagi seorang ibu melaporkan anaknya kemudian ibu tersebut diproses dan sekarang sedang berlangsung prosesnya dan akan masuk persidangan," kata Listyo.

“Hal-hal ini tentunya ke depan tidak boleh lagi atau tentunya kasus lain yang usik rasa keadilan masyarakat,” tambahnya.

Oleh sebab itu, jika dirinya dipercaya untuk menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini, maka penegakan hukum harus dilakukan secara tegas namun dengan cara yang humanis. 

Sehingga, lanjut dia, wajah institusi Polri pun dapat memenuhi harapan rakyat karena mampu memberikan penegakan hukum secara berkeadilan dan menghormati Hak Asasi Manusia (HAM).

“Sisi-sisi itu akan menjadi fokus utama yang akan diperbaiki sehingga mampu ubah wajah Polri, menjadi Polri yang penuhi harapan masyarakat Polri yang penuhi harapan rakyat dengan orientasi, pada kepentingan masyarakat berbasis hukum berkeadilan dan hormati HAM serta mengawal proses demokrasi,” pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Fahmy Fotaleno
JOIN US
JOIN US