The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Fakta Anggota Paspampres Dicegat Oknum Polisi, Ternyata Pengawal Wapres Ma'ruf Amin
Praka Izroi Gajah, anggota Paspampres. (Facebook)
News

Fakta Anggota Paspampres Dicegat Oknum Polisi, Ternyata Pengawal Wapres Ma'ruf Amin

Sabtu, 10 Juli 2021 10:54 WIB 10 Juli 2021, 10:54 WIB

INDOZONE.ID - Anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Praka Izroi Gajah mendadak jadi idola baru netizen.

Sosoknya jadi panutan setelah ia menunjukkan sikap santun dan sabar saat dicegat oleh sejumlah oknum polisi anggota Polres Metro Jakarta Barat dengan cara kasar di pos penyekatan PPKM di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu, 7 Juli 2021.

Saat dicegat ramai-ramai oleh sejumlah oknum polisi berpakaian sipil, Izroi sama sekali tidak menunjukkan perlawanan, apalagi sikap arogan.

Ia justru menunjukkan sikap rendah hati dan sopan santun, dengan mengakui kesalahannya.

Izroi mengaku dirinya salah karena ingin menerobos penyekatan dengan alasan buru-buru menuju lokasi apel pagi.

"Siap salah, Bang. Saya minta maaf," katanya berulang-ulang.

Akan tetapi, permintaan maaf dan sikap rendah hati Izroi tidak disambut perlakuan yang sama oleh oknum polisi yang mencegatnya.

Izroi terus dihardik dan dibentak oleh sebagian oknum polisi berpakaian sipil yang bertugas saat itu.

Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya anggota Paspampres, namun oknum-oknum polisi arogan itu tak percaya.

"Kalau kamu Paspampres memangnya kenapa?" kata salah satu oknum polisi yang rambutnya dikuncir.

"KTA-mu mana?" tanya oknum polisi yang lain.

Praka Izroi menyampaikan bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) miliknya sedang dalam proses pembuatan. 

Hal itu membuat oknum polisi itu semakin menghardiknya.

Belakangan diketahui kalau Izroi bertugas mengawal dan melindungi Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Pada profil Facebook-nya Izroy Enreeque Gajah sebagaimana dilihat Indozone, Sabtu (10/7/2021), ia menulis bahwa ia menempuh pendidikan manajemen di Florida State University. 

Izroi yang berasal dari Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengenyam pendidikan SMA di SMAN 1 Manduamas.

Buntut dari kasus itu, 50 anggota Paspamres kemudian mendatangi markas Polres Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombe Ady Wibowo pun terpaksa minta maaf atas kelakuan anak buahnya.

"Saya juga sudah meminta maaf secara langsung kepada Komandan Paspampres," kata Kombes Ady saat dihubungi wartawan, Kamis (8/7/2021).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US