The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pimpinan DPR Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi PPKM Darurat dan Vaksinasi di Ponpes
Petugas melakukan tes rapid antigen santri di Pondok Pesantren Syafi'i Akrom, Pekalongan, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/foc.)
News

Pimpinan DPR Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi PPKM Darurat dan Vaksinasi di Ponpes

Banyak Kiai meninggal karena Covid-19.

Sabtu, 03 Juli 2021 10:14 WIB 03 Juli 2021, 10:14 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mendorong agar pemerintah dapat secara gencar melakukan sosialisasi terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang akan diberlakukan 3-20 juli 2021.

Terkhusus, kata dia, di Pondok Pesantren (Ponpes) karena diangggap sangat rentan.

“Pesantren harus digencarkan sosialisasi PPKM Darurat, karena mereka sangat rentan. Jelaskan poin-poinnya dengan detail, utamanya protokol kesehatan (prokes),” ujar Muhaimin, Sabtu (3/7/2021).

Tak sekadar sosialisasi perihal PPKM darurat, pria yang akrab disapa Gus Muhaimin ini berharap pelaksanaan vaksinasi di Ponpes ditingkatkan, terutama bagi para Kiai, Nyai, dan guru.

Baca Juga: Kunjungi Pesantren di Tapsel, Gubsu Edy Melihat Proses Produksi Pengolahan Kopi

Apalagi, Gus Muhaimin mengaku sangat prihatin mendengar kabar duka wafatnya Kiai dan Nyai dalam waktu yang berdekatan.

“Hampir setiap hari saya dengar kabar duka panutan kita, para Kiai kita banyak yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan. Karena itu saya minta vaksinasi untuk mereka ditingkatkan,” katanya.

Maka dari itu, kata Ketua Umum PKB ini, kasus meninggalnya Kiai tersebut memang tidak bisa disimpulkan akibat Covid-19. Namun rentetan kasus yang terjadi dalam kurun waktu yang tidak berjauhan patut diwaspadai imbas dari Covid-19.

"Apalagi sekarang banyak varian baru yang disebut lebih cepat menular. Jadi walaupun tidak semua (Kiai yang meninggal dunia) terkonfirmasi covid, tapi melihat seringnya kasus itu di waktu berdekatan ya patut kita waspadai,” tegas dia.

Dilanjutkan Gus Muhaimin, vaksinasi adalah usaha untuk mencegah dan itu lebih baik dilakukan ketimbang harus mengobati banyak korban yang berjatuhan. Apalagi para Kiai dan Nyai adalah sosok sentral di Ponpes yang dibutuhkan peranannya dalam mendidik santri.

Maka dari itu, Gus Muhaimin mengingatkan kepada  pemerintah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi bagi mereka agar Ponpes tetap eksis dan stabil.

“Buat kampanye dan sosialisasi secara terus menerus tentang pandemi ini di Pesantren. Dan kalau perlu lakukan penyekatan dan pengetatan mobilisasi di Pesantren secepatnya,” urai Gus Muhaimin.

Lonjakan Covid-19 yang sampai saat ini belum bisa dikendalikan dinilai Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Covid-19 DPR RI ini harus dijadikan warning keras bagi pemerintah untuk memperhatikan para Kiai di Ponpes.

Kalau diabaikan bukan tidak mungkin jumlah korban Covid-19 di lingkungan Pesantren bisa semakin bertambah. Di luar itu, Gus Muhaimin juga mengimbau para wali santri dan warga sementara waktu untuk tidak berkunjung ke pesantren. Bagi santri yang keluar dan ingin kembali, harus discreening ketat sebelum mereka masuk ke dalam Pesantren.

“Potensi penyebaran di pondok pesantren yang tinggi karena yang dari luar kota banyak. Kalau tidak di-screening, kalau ada yang positif, kan berisiko nanti bisa masuk (karantina) lagi,” tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Fahmy Fotaleno
Lanjar Wiratri
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US