The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ganjil Genap Berlaku, Polisi Sosialisasi Tiga Hari Sebelum Tilang
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo. (INDOZONE/Wilfridus Kolo)
News

Ganjil Genap Berlaku, Polisi Sosialisasi Tiga Hari Sebelum Tilang

Lakukan sosialisasi.

Minggu, 02 Agustus 2020 11:51 WIB 02 Agustus 2020, 11:51 WIB

INDOZONE.ID - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mendukung penuh kebijakan ganjil genap yang akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta yang akan berlaku mulai Senin 3 Agustus 2020. Dalam pengawasannya petugas kepolisian akan melakukan sosialisasi selama tiga hari sebelum melakukan tindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan masyarakat.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan mereka akan melakukan sosialisasi kembali diberlakukannya kebijakan ganjil genap untuk membatasi pergerakan orang berjalan dengan langkah penetapan sistem shifting waktu kerja 50% work from home dan 50% work from office.

"Untuk melaksanakan penindakan terhadap pelanggaran ganjil genap, maka kami sampaikan selama tiga hari ini, kami akan laksanakan sosialisasi terlebih dahulu. Artinya kita belum akan melakukan penindakan dengan tilang baik secara manual maupun secara elektronik," kata Sambodo di Jakarta, Minggu (2/8/2020).

psbb transisi, psbb dki jakarta, ganjil genap,
Petugas kepolisian menggelar pemeriksaan kepatuhan PSBB di kawasan Bundaran HI, Jakarta. (ANTARA/Hafidz Mubarak A)

Sosialisasi akan dilakukan dengan pemberhentian kendaraan yang melanggar oleh petugas untuk pemberitahuan dan penjelasan terkait pemberlakuan kembali sistem ganjil genap.

"Selama tiga hari, kita akan menjelaskan dan menanamkan pemahaman kepada masyarakat bahwa ganjil genap sudah berlaku kembali dan pada hari Kamis, baru kita lakukan penindakan," bebernya.

Setelah masa sosialisasinya, pada Kamis 6 Agustus 2020, mereka akan mulai melakukan penindakan berupa tilang manual maupun elektronik kepada pelanggar ganjil genap sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Nanti di hari Kamisnya, berbarengan dengan selesainya operasi Patuh Jaya, 6 Agustus baru kita melakukan tindakan penilangan pada kendaraan yang melakukan pelanggaran ganjil genap baik secara manual maupun elektronik," ujarnya.

Kebijakan ganjil genap ini juga akan didukung dengan penambahan armada angkutan umum seperti Transjakarta dan MRT agar memudahkan akses masyarakat yang bekerja di lokasi-lokasi tertentu untuk menekan kepadatan lalu lintas.

"Kebijakan ini akan disertai penambahan kapasitas di angkutan umum, terutama di jalur-jalur yang menerapkan ganjil genap, seperti Transjakarta dan MRT, untuk jalur Sudirman-Thamrin sehingga diharapkan dengan pemberlakukan ini situasi lalu lintas lebih baik dan kemacetan bisa dikurangi," imbuhnya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US