Ketahui Konsekuensi 'Lockdown' dan 'Social Distancing' Terhadap Ekonomi
Calon penumpang duduk di kursi tunggu yang diberi penanda jarak aman di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/3/2020). (photo/Ilustrasi/ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
News

Ketahui Konsekuensi 'Lockdown' dan 'Social Distancing' Terhadap Ekonomi

Sabtu, 28 Maret 2020 18:49 WIB 28 Maret 2020, 18:49 WIB

INDOZONE.ID - Terkait kebijakan yang akan diambil pemerintah untuk menghadapi pandemi Covid-19, yaitu'lockdown' dan 'social distancing', Pengamat Kebijakan Publik Haryadin Mahardika memprediksi konsekuensi apa yang terjadi jika dua kebijakan tersebut dilakukan.

Dari penjelasan yang disampaikan Haryadin melalui konferensi video di Jakarta, Sabtu (28/3/2020), dua kebijakan tersebut memiliki implikasi.

"Dilema yang dihadapi negara berkembang dalam menghadapi Corona adalah 'Lockdown' dan 'Social Distancing'. Dua kebijakan ini memiliki implikasi dan konsekuensi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)," katanya.

Haryadin yang juga Wakil Ketua Policy Center Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) mengatakan bahwa jika kebijakan 'lockdown' diambil, maka PDB diprediksi akan turun dengan cepat.

Hal itu mengakibatkan semua aktivitas perekonomian menurun drastis. Namun, akan lebih mudah di masa pemulihan ketika penyebaran Corona segera teratasi.

Sedangkan jika kebijakan 'Social Distancing' diterapkan pemerintah, maka PDB akan turun secara lambat, namun proses pemulihannya juga diprediksi terjadi lebih lama.

"Social distancing memberikan ruangan yang lebih besar terhadap aktivitas ekonomi untuk terus bergerak, karena apa, karena memang yang dikhawatirkan dalam wabah Corona ini adalah menurunnya permintaan," ungkapnya.

"Yang lebih parah lagi adalah jika pabrik sampai tutup. Ini yang akan membuat supply dan demand turun bersamaan," tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
M. Rio Fani
Zega

Zega

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US