The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Presiden Jokowi: COVID-19 Tidak Mungkin Hilang Total, Jangan Euforia Berlebihan
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (photo/ANTARA FOTO/Biro Pers dan Media Setpres)
News

Presiden Jokowi: COVID-19 Tidak Mungkin Hilang Total, Jangan Euforia Berlebihan

Senin, 06 September 2021 23:44 WIB 06 September 2021, 23:44 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam rapat terbatas terkait evaluasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bersama jajarannya melalui konferensi video, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/9).

Presiden Jokowi meminta kepada jajarannya untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat terkait pandemi COVID-19, untuk menghindari adanya euforia yang berlebihan. Kepala Negara menekankan bahwa virus ini bisa dikendalikan, namun tidak mungkin hilang sepenuhnya.

“Masyarakat harus sadar bahwa COVID-19 selalu mengintip. Varian Delta selalu mengintip kita. Begitu lengah, bisa naik lagi,” ujar Presiden, sebagaimana siaran pers yang diterima dari Biro Pers Sekretariat Presiden, di Jakarta, Senin malam dikutip dari ANTARA.

Selain itu, Kepala Negara juga melihat bahwa kasus harian COVID-19 selama tiga hari terakhir mengalami penurunan. Tak hanya kasus harian, angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) secara nasional juga turun ke angka 20 persen.

Baca juga: Dinkes Sebut Hampir 70 Persen Warga DKI Telah Divaksin Dua Dosis


Meski demikian, Presiden meminta jajarannya untuk tetap melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait perkembangan kasus COVID-19 di daerah. Hal tersebut penting dilakukan agar kasus COVID-19 dapat segera ditangani dan penyebaran kasus dapat terus ditekan.

“Ini kalau kita terus lakukan pekerjaan-pekerjaan kita secara konsisten, saya yakin insya Allah di akhir September kita sudah akan berada di angka di bawah 100 ribu (kasus),” ujar Presiden pula.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
JOIN US
JOIN US