The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

India Menekankan Jaringan 5G Tak Menyebabkan Covid-19, Klaim Meereka Bahkan Tak Punya 5G
Ilustrasi 5G. (Photo/Reuters)
News

India Menekankan Jaringan 5G Tak Menyebabkan Covid-19, Klaim Meereka Bahkan Tak Punya 5G

Sabtu, 15 Mei 2021 21:17 WIB 15 Mei 2021, 21:17 WIB

INDOZONE.ID - Bahkan setelah lebih dari 2 tahun hidup dengan pandemi Covid-19, nampaknya masih banyak informasi yang keliru dan mitos tentang virus yang masih dipercaya masyarakat di seluruh dunia.

Salah satu teori konspirasi paling menggelikan tentang Covid-19 yang sebagian orang masih percaya adalah bahwa jaringan 5G menyebabkan penyebaran virus.

Sayangnya, banyak yang masih percaya pada teori konspirasi ini sampai-sampai pihak berwenang harus mengambil tindakan dan mengeluarkan pernyataan untuk menyanggahnya.

India baru-baru ini melakukan hal itu, di mana pernyataan Departemen Telekomunikasi negara itu mengecam 'beberapa pesan menyesatkan' yang beredar di berbagai platform media sosial yang mengklaim bahwa 'gelombang kedua virus corona disebabkan oleh pengujian menara seluler 5G'.

jaringan 5g
(Photo/Reuters)

Baca juga: Video Ayah Merasa Malu Melihat PR Putrinya dan Deskripsi 'Buruk' Tentang Dirinya

Dalam pernyataan itu, Departemen tidak hanya menekankan bahwa gagasan jaringan 5G yang menyebabkan Covid-19 sebagai omong kosong mutlak, tetapi juga menunjukkan bahwa India hanya menyetujui uji coba 5G pada 4 Mei 2021 dengan pengujian jaringan hanya dimulai setelah beberapa bulan.

Benar, jaringan 5G tidak mungkin menyebabkan kasus Covid-19 melonjak di India karena mereka bahkan tidak memiliki jaringan 5G yang beroperasi di negara tersebut.

Berbicara tentang informasi yang salah tentang pandemi, The Register melaporkan bahwa pemerintah India telah memperkenalkan Pedoman Perantara baru dan Kode Etik Media Digital yang memungkinkan mereka untuk memerintahkan penghapusan konten dan mewajibkan penyedia layanan internet untuk mengidentifikasi identitas pengguna.

Lebih lanjut, pemerintah India juga telah memerintahkan beberapa akun media sosial untuk dibongkar karena menyebarkan informasi yang salah.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M. Rio Fani
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
JOIN US
JOIN US