The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tampang Pria yang Aniaya & Rantai Leher Janda Karena Cinta Ditolak, Ditangkap saat Tidur
Pelaku penganiayaan Rina Simanungkalit ditangkap Polres Medan Area (Instagram/cetul222)
News

Tampang Pria yang Aniaya & Rantai Leher Janda Karena Cinta Ditolak, Ditangkap saat Tidur

Sabtu, 24 April 2021 14:29 WIB 24 April 2021, 14:29 WIB

INDOZONE.ID - Jajaran Polsek Medan Area akhirnya berhasil mengamankan pelaku penganiayaan, bernama Maniur Poltak Sihotang (43 tahun) warga Jalan Pukat Vlll No 13, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jum'at (23/4/2021).

Maniur ditangkap atas kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap seorang janda anak dua, Rina Simanungkalit (33 tahun) yang disekap selama tiga hari dengan kondisi mengenaskan. 

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, tampak tampang Maniur saat diamankan Polsek Medan Area hanya dengan mengenakan kemeja corak dan celana pendek berwarna putih.

Maniur diamankan di kos-kosan milik ibunya, sekaligus tempat ia menyekap dan menyiksa Rina, di Jalan Elang No 36, Kelurahan Tegal Sari Mandala llI, Kecamatan Medan Denai.

Kini Maniur pun tengah diamankan di Polsek Medan Area untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut atas perbuatan yang dilakukannya. 

Pelaku penganiayaan Rina Simanungkalit
Instagram/cetul222

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus itu pertama kali terkuak saat Rina berhasil kabur dan melaporkan kejadian itu ke rumah Kepala lingkungan 2 Tegal Sari Mandala 2, di Jalan Tangguk bongkar 1, Jumat dini hari (23/4/2021), sekitar pukul 02.30 WIB.

"Saya kemari mau melapor pak dan meminta perlindungan, ada teman pria saya menyekap dan menyiksa saya secara sadis. Serta menegaskan ingin membunuh saya. Saya lari ketika pelaku saya lihat tertidur," kata Rina saat melaporkan hal tersebut ke kepala lingkungan, seperti dikutip Indozone, Sabtu (24/4/2021).

Rina mengaku, awal penyiksaan itu terjadi sejak seminggu yang lalu, saat Maniur menyatakan perasaannya dan mengajak Rina menjalin asmara untuk berumah tangga, di kos-kosan Jalan Tangguk Bongkar, yang merupakan rumah warisan ibu Maniur.

Namun, Rina menolak ajakan tersebut karena mengetahui bahwa Maniur memiliki sifat yang kasar dan juga diduga pengguna narkoba. Sehingga ia pun akhirnya menjaga jarak dengan Maniur.

Tak beberapa lama, tepatnya pada Selasa (20/4/2021), Maniur yang tak terima dengan penolakan tersebut pun menculik anak Rina yang masih berusia 7 tahun dan dijadikannya sebagai sandera agar Rina mau menuruti keinginannya. 

Rina pun lalu datang ke kos-kosan Jalan Tangguk Bongkar, dan langsung disekap dan disiksa oleh Maniur karena menolak cintanya. 

"Beberapa bulan lalu, saya jaga jarak dengan pelaku. Tetapi pelaku nekat, mendatangi rumah orangtua saya dan menculik anak saya, serta menjadikan anak saya sandera agar menuruti keinginannya. Bahkan anak saya mengalami kekerasan dengan ditunjang dari atas lantai 2," jelas Rina. 

Rina mengaku ketakutan melaporkan kejadian itu ke polisi karena diancam akan dibunuh oleh Maniur.

"Kepala saya pecah, kaki dan sejumlah tubuh  saya ditikam pakai obeng dan tang. Bahkan punggung saya dihantam pakai rantai besi ini," ujar Rina. 

Kini Rina pun telah dibawa ke RS Mitra Medika Amplas untuk menjalani ronsen perawatan secara intensif didampingi keluarganya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Putri Octapia Saragih
JOIN US
JOIN US