The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tampang Joni Pranata Perampok Bank Mandiri Samarinda, Ancam Teller Pakai Pistol Mainan
Joni Pranata perlihatkan pistol mainannya saat berusaha merampok Bank Mandiri Samarinda. (Ist)
News

Tampang Joni Pranata Perampok Bank Mandiri Samarinda, Ancam Teller Pakai Pistol Mainan

Jumat, 21 Mei 2021 19:55 WIB 21 Mei 2021, 19:55 WIB

INDOZONE.ID - Inilah tampang pelaku yang berusaha melakukan perampokan di Bank Mandiri Samarinda. Saat suasana kantor sepi, Joni Pranata atau inisial JP (24) beraksi.

Pelaku berusaha mengancam teller bank untuk menyerahkan sejumlah uang dengan ancaman 'mati' kepada petugas. Pasalnya dia memiliki pistol dan bom.

Belakangan diketahui pistol dan bom yang dibawa pelaku ternyata cuma mainan.

Akhirnya pelaku berhasil ditangkap saat berusaha kabur setelah petugas teller bank secara spontan berteriak.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena kepada wartawan, Jumat (21/5/2021).

"Benar telah terjadi pencurian dan kekerasan di Kantor Cabang Bank Mandiri di jalan Hasan Basri," kata Kompol Andika.

Aksi kejar-kejaran pelaku perampokan dengan sekuriti dan orang bank terlihat di dalam gedung Bank Mandiri. 

Dalam video CCTV yang beredar tampak pelaku berusaha kabur dari gedung sampai menabrak pintu kaca hingga pecah saat mau keluar.

Setelah diintrogasi pelaku ternyata sudah merencanakan aksi perampokan itu selama tiga hari dengan mengintai area bank. Saat suasana sepi, pelaku kemudian melancarkan aksinya.

Joni Pranata ditangkap usai melakukan usaha perampokan bank Mandiri. (Foto/Youtuber_Kotabumi)
Joni Pranata ditangkap usai melakukan usaha perampokan bank Mandiri. (Foto/Youtuber_Kotabumi)

Dia kemudian mendatangi bank Mandiri menggunakan sepeda motor pada pukul 12.30 WIB. Setelah memarkirkan kendaraannya dia langsung menuju salah satu taller bank.

Kepada teller bank itu dia kemudian menyodorkan secarik kertas berisi pesan ancaman pembunuhan.

"Aku Punya Pistol dan Bom, Jangan Bertindak Bodoh Kalau Tidak Mau Mati". Kertas lainnya bertuliskan: "Aku Punya Pistol dan Bom. Ikuti Perintahku Kalau Masih Ingin Hidup (Mati). Masukkan Uang ke Dalam Tasku Seperti Biasa".

Kertas ancaman pelaku kepada petugas bank. (Ist)
Kertas ancaman pelaku kepada petugas bank. (Ist)

Pegawai bank itu kemudian secara spontan berteriak hingga memmbuat pelaku panik. Dia lalu berusaha kabur dengan berlari menuruni anak tangga ke lantai satu.

Saat berusaha lari itu, dia kemudian dikejar oleh securiti. Dia lalu menuju pintu keluar yang terbuat dari kaca. Di sini dia kemudian menabrak pintu kaca hingga pecah.

Setelah berhasil keluar, barulah pelaku akhirnya berhasil ditangkap petugas securiti bank.

Dari pelaku kemudian berhasil diamankan barang bukti berupa senjata api mainan dan bom rakitan yang juga ternyata palsu.

Berdasarkan keterangan tersangka, motif nekat melakukan perampokan karena terlilit hutang sebesar Rp 180 juta di bank.

Pelaku mengaku sudah merencanakan aksinya dan mempelajari bagaimana cara merampok bank secara profesional dari video Youtube.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US