The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Disdik DKI Klaim Tak Temukan Kasus Baru pada 25 Sekolah Klaster Covid-19
Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SDN Pondok Labu 14 Pagi, Jakarta Selatan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
News

Disdik DKI Klaim Tak Temukan Kasus Baru pada 25 Sekolah Klaster Covid-19

Sudah ditelusuri.

Jumat, 24 September 2021 12:49 WIB 24 September 2021, 12:49 WIB

INDOZONE.ID - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana menjelaskan, pihaknya telah menelusuri data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait 25 klaster Covid-19 pada sekolah di DKI Jakarta selama pembelajaran tatap muka (PTM).

Berdasarkan penelusuran di lapangan, survei yang dilakukan Dirjen PAUD Dikdasmen tersebut adalah survei yang dilakukan kepada responden sekolah, dan bukan berdasarkan hasil surveilans Dinas Kesehatan tentang kasus positif yang ditemukan.

Survei tersebut dilaksanakan untuk periode bulan Januari sampai dengan September tahun 2021, sehingga tidak menggambarkan kasus baru pasca PTM Terbatas dimulai.

"Dari 25 sekolah yang dinyatakan klaster Covid-19 tersebut, hanya 2 sekolah yang termasuk dalam 610 sekolah yang mengikuti PTM Terbatas Tahap 1, dimulai pada tanggal 30 Agustus 2021, yaitu SMP Cindera Mata Indah dan SMKS Yadika 2 Jakarta," ucap Nahdiana, Jumat (24/9/2021).

"Berdasarkan data di lapangan, sejak dimulai PTM Terbatas Tahap 1, tidak terdapat kasus Covid-19 di sekolah tersebut, baik dari peserta didik maupun pendidik dan tenaga kependidikan," tambahnya.

Lebih lanjut, Nahdiana menyatakan bahwa yang perlu menjadi perhatian bersama dan diantisipasi adalah bagaimana cara penanganan apabila ditemukan kasus positif, karena tidak menutup kemungkinan akan ditemukannya kasus Covid-19 pada saat dilaksanakannya PTM di sekolah.

Nahdiana memaparkan, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah membuat standar prosedur Emergency Break dengan melakukan Tracing, Testing dan Treatment, serta sekolah ditutup sementara selama 3 x 24 jam untuk dilakukan disinfektasi.

"Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan tes swab antigen secara berkala di sekolah-sekolah yang melakukan PTM Terbatas, untuk melihat positivity rate yang ada di sekolah," tandas Nahdiana.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US