The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kartu Prakerja Harus Jadi Solusi Bagi 6,8 Juta Pengangguran
Suasana masyarakat yang memburu pekerjaan di Job Fair. Pemerintah berusaha mengurangi angka pengangguran lewat kartu Prakerja (Antara/Umarul Faruq).
News

Kartu Prakerja Harus Jadi Solusi Bagi 6,8 Juta Pengangguran

Sabtu, 23 November 2019 16:12 WIB 23 November 2019, 16:12 WIB

INDOZONE.ID - Program kartu prakerja pemerintah diharapkan menjadi solusi atas permasalahan 5 persen pengangguran di Indonesia. Pasalnya, setiap tahun akan bertambah 3 juta angkatan kerja baru yang juga harus diserap oleh industri. 

Program kartu prakerja pemerintah rencananya mulai dijalankan pada Januari 2020 mendatang. Dalam program tersebut, para pengangguran diberikan pelatihan kerja dalam waktu tertentu dan diberikan sertifikat keahlian, untuk kemudian disalurkan bekerja. 

"Kalau ini mau dijalankan, prinsip kita mendukung agar mampu mengurangi angka pengangguran yang saat ini masih tinggi sekitar 5 persen dari penduduk Indonesia atau sekitar 6.8 juta penduduk," ujar Ketua Umum DPP Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), Sarman Simanjorang, di Jakarta, Sabtu (23/11). 

Sarman mengatakan, pendidikan vokasi yang link and match dengan kebutuhan industri, sebenarnya sudah ada saat ini. Jika program ini dilanjutkan dan diperluas, diyakini olehnya juga bakal berdampak positif bagi masyarakat. 

"Pemerintah sudah punya BLK (Balai Latihan Kerja), ada program vokasi juga. Sebenarnya cukup ini dikembangkan, diperluas dan diperkuat. Sehingga tidak terkesan tumpang tindih. Program yang selama ini jalan tujuannya sama, yaitu dalam rangka meningkatkan skill dan kompetensi," kata Sarman.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Indozone
Sigit Nugroho
Ivanrida

Ivanrida

Writer
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US