Semarak Amboina Musik Karnaval di HUT ke-444 Kota Ambon 
Atraksi seni dan budaya di Amboina musik karnaval. (Antara/HO)
News

Semarak Amboina Musik Karnaval di HUT ke-444 Kota Ambon 

Yulia Marianti
Jumat, 06 September 2019 17:30 WIB 06 September 2019, 17:30 WIB

INDOZONE.ID - Ribuan warga Kota Ambon turun ke jalan untuk menyaksikan atraksi budaya dalam Amboina musik karnaval yang digelar jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-444 Kota Ambon, Jumat (6/9).

Amboina musik karnaval dimulai dari kawasan Gong Perdamaian Dunia (GPD) dan menyusuri sejumlah kawasan di Kota Ambon. Karnaval musik tersebut diikuti 95 peserta dari berbagai unsur diantaranya pemerintah daerah, instansi, TNI polri, dunia usaha, sekolah, panguyuban hingga komunitas budaya.

Sejumlah kebudayaan khas Maluku ditampilkan dalam karnaval yang mengusung tema musik ini, seperti alat musik khas Maluku tifa, tahuri, totobuang dan alat musik lainnya seperti gitar, piano, suling dan lainnya.

Karnaval ini juga menampilkan pawai kendaraan yang menampilkan peserta dan musik khas Maluku. Selain itu, parade paguyuban dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan, dan Papua turut meramaikan karnaval.

"Kami menyampaikan terima kasih bagi seluruh masyarakat dan stakeholder yang berpartisipasi dalam kegiatan hari ini," kata Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

Richard melanjutkan, keikutsertaan peserta dari berbagai daerah di Indonesia merupakan bagian semangat harmonisasi sosial tolerasi yang ditunjukan, juga sebagai upaya mendukung Ambon sebagai kota musik.

Kota Ambon sendiri saat ini sedang menyiapkan diri menjadi kota musik dunia versi Unesco. Seluruh persyaratan telah disiapkan guna mewujudkan Ambon sebagai kota musik dunia.

"Jika tahun ini diijinkan Ambon akan menjadi kota musik dunia versi Unesco, dalam kaitan itu seluruh aktifitas dan kegiatan kota diwujudkan dengan tema besar musik, yakni karnaval musik dan perayaan HUT kota juga musik," katanya.

Richard mengakui, musik akan menjadi identitas kota yang dapat meningkatkan potensi ekonomi kreatif bagi masyarakat Kota Ambon.

"Prinsipnya seluruh program difokuskan pada musik, ini awal baik menjadikan Ambon menjadi kota tujuan wisata di tahun 2020," tutup Richard.

Artikel Menarik Lainnya:

    TAG
    Editor Media
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE