Menteri Penenggelam Kapal Pamitan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Antara Foto/Puspa Perwitasari)
News

Menteri Penenggelam Kapal Pamitan

Bakal rindu dengan kalimat 'saya tenggelamkan'.

fauzi
Rabu, 11 September 2019 14:32 WIB 11 September 2019, 14:32 WIB

INDOZONE.ID - “Saya tenggelamkan..!” Kalimat ini mungkin tidak akan terdengar lagi. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang dikenal galak jika berhadapan dengan kapal ikan illegal ini, menyampaikan perpisahan di hadapan Komisi IV DPR RI yang menjadi mitra kerja kementerian yang dipimpinnya.

"Yang saya tahu, pada 20 Oktober nanti tugas saya selesai, jadi saya mohon maaf kalau banyak kesalahan yang saya buat," ujar Susi dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Jakarta, Senin (9/9).

Susi memang dikenal dalam kabinet Jokowi sebagai menteri yang eksentrik, namun lugas dan tegas. Bahkan ancaman ‘tenggelamkan’ kapal-kapal ikan ilegal yang sering dilontarkan Susi menjadi viral dan meme di media sosial. Menteri perempuan yang menjadi Srikandi Indonesia ini mengakui masih banyak kekurangan dalam memimpin kementeriannya, termasuk dari cara komunikasi yang ceplas-ceplos apa adanya.

menteri kelautan dan perikanan, susi pudjiastuti
(Antara Foto/Rivan Awal Lingga)

"Saya memang dikenal sebagai tukang nembakin kapal. Tetapi itu adalah amanah yang diberikan kepada saya, bukan untuk pribadi. Itu untuk kebaikan Indonesia. Kita harus bisa memperbaiki sesuatu yang salah. Indonesia ini negara besar," tegasnya.

Susi menilai kebijakan di sektor kelautan saat ini berangsur mulai kembali ke jalan yang benar. Nelayan-nelayan asing yang awalnya gampang dan  seenaknya masuk perairan Indonesia, kini harus berpikir seribu kali jika tak ingin ditenggelamkan kapalnya.

Susi menyadari banyak yang tidak suka atas kebijakan yang dilakukan di kementerian yang dipimpinnya.

"Dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf. Saya tidak pernah berpengalaman menjadi menteri sebelumnya, jadi mohon maaf," ucap Susi.

Artikel Menarik Lainnya:

    Editor Media
    Editor Media

    Fauzi

    Editor