Viral Video Paman Menggendong Jenazah Ponakan Karena Ditolak Puskesmas
(photo/Screenshoot)
News

Viral Video Paman Menggendong Jenazah Ponakan Karena Ditolak Puskesmas

Victor Median
Minggu, 25 Agustus 2019 14:10 WIB 25 Agustus 2019, 14:10 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah video viral yang menunjukkan aksi seorang pria menggendong jenazah. Hal ini dikarenakan Puskesmas setempat tidak mau memfasilitasi ambulans untuk mengangkut jenazah tersebut.

Dalam video berdurasi 52 detik itu memperlihatkan pria berjaket hitam membopong jenazah yang ditutupi dengan kain. Diketahui bahwa pria itu merupakan paman dari jenazah bocah yang digendongnya.

Pria itu kemudian naik jembatan penyeberangan orang, namun seseorang memintanya turun dari JPO dan memberikannya tumpangan.

Sekedar informasi, jenazah itu merupakan seorang bocah berusia 8 tahun yang bernama Muhamad Husen. Sebelumnya Husen ditemukan tenggelam di Sungai Cisadene.

Namun saat dilarikan ke Puskesmas Cikokol, Kota Tangerang, Banten, nyawa Husen sudah tak tertolong.

Menurut kabar, pihak keluarga meminta Puskesmas memfasilitasi ambulans untuk mengantar jenazah Husen.

Akan tetapi permintaan itu ditolak oleh Puskesmas dengan alasan hanya pasien yang bisa diangkut memakai ambulans.

Pria berjaket hitam bernama Supriyadi mengaku kecewa dengan pihak Puskesmas. Dia mengatakan sempat menghubungi pihak rumah sakit dengan menelepon ke 112, namun tidak direspons.

"Jadi, petugas Puskesmas enggak mau mengantar jasad keponakan saya karena mobil ambulans diperuntukkan bagi pasien saja, bukan orang meninggal," ungkap Supriyadi.

Terkait hal ini, Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah menyampaikan permintaan maaf atas pelayanan Puskesmas tersebut.

Dia berjanji akan memberikan peringatan kepada jajarannya terkait masalah ini.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Arief di akun Instagramnya setelah menjenguk keluarga Husen.

"Takziah ke keluarga almarhum ananda Husein dan menyampaikan permohon maaf atas kekurangsigapan petugas puskesmas," tulis Arief.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Arief Wismansyah (@ariefwismansyah) on

Dia berjanji akan memperbaiki prosedur operasi standar institusi kesehatan di Tangerang. Dia bahkan sudah menegur pihak Puskesmas yang menolak mengantar jenazah Husen.

    TAG
    Editor Media
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE