The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jenazah Pasien Covid-19 Masih Pakai Daster saat Mau Dikuburkan, Katanya Sesuai Fatwa MUI
Jenazah reaktif Covid-19 masih memakai daster saat hendak dikuburkan.
News

Jenazah Pasien Covid-19 Masih Pakai Daster saat Mau Dikuburkan, Katanya Sesuai Fatwa MUI

Senin, 27 Juli 2020 16:54 WIB 27 Juli 2020, 16:54 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa hari lalu, publik digegerkan dengan foto jenazah reaktif Coronavirus Disease 19 (Covid-19) yang masih mengenakan daster ketika hendak dikuburkan.

Peristiwa ini terjadi di Medan, Sumatera Utara.

Awalnya, seorang wanita berobat ke Rumah Sakit Sembiring Deliserdang karena sakit jantung. Namun saat diperiksa, pihak rumah sakit menyatakan pasien itu reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test.

Selang beberapa saat kemudian, perempuan itu meninggal dunia.

Pihak rumah sakit kemudian berencana menguburkan jenazah wanita itu ke pemakaman khusus jenazah Covid-19. Namun, pihak keluarga menolaknya.

Setelah berunding, pihak rumah sakit memenuhi permintaan agar jenazah itu dikebumikan di pemakaman keluarga. Namun dengan syarat harus tetap mengikuti prosedur yang sesuai protokol Covid-19.

Setelah itu, jenazah pun dibawa ke Kelurahan Suka Maju, Medan. 

Saat hendak dikuburkan, seorang anggota keluarga merasa bahwa peti mati yang digunakan memiliki ukuran yang kurang pas dengan tubuh jenazah.

Ketika dibuka, betapa terkejutnya mereka melihat jenazah yang sudah dikafani itu ternyata masih mengenakan daster.

Cekcok mulut sempat terjadi. Pihak keluarga menuding jenazah itu tidak dimandikan sebelumnya oleh petugas rumah sakit.

Namun petugas medis yang datang saat itu telah bersumpah memandikannya. Hal itu disampaikan kepada Lurah Suka Maju Harry Agus Perdana. 

Lalu bagaimana keterangan resmi pihak rumah sakit?

Berbincang melalui aplikasi WhatsApp, Humas Rumah Sakit Sembiring Medan Humas RS Sembiring, Sentosa Barus, mengatakan bahwa jenazah tersebut sudah dimakamkan sesuai prosedur dan protokol lesehatan yang berlaku.

"Pihak RS telah melakukan pemulasaran jenazah sesuai dengan protokol kesehatan dan juga sejalan dengan Fatwa MUI yang dilakukan oleh Tim Pemulasaran Jenazah RS yang beragama Islam," Kata Sentosa kepada Indozone.id, Senin (27/7/2020).

Sentosa kemudian mengirim lampiran Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengurusan Jenazah (Tajhiz Al-Jana'iz) Muslim yang Terinfeksi Covid-19.

Berdasar fatwa itu, menurut Sentosa, jenazah dapat dimandikan tanpa harus dibuka pakaiannya.

"Di Fatwa MUI telah jelas disampaikan tentang pedoman pemandian jenazah yang terpapar Covid-19," kata Sentosa.

Belakangan ini, penggalan foto jenazah berkain kafan namun masih mengenakan daster saat hendak dikubur viral di media sosial.

Kabarnya, jenazah tersebut merupakan wanita asal Medan, Sumatera Utara, yang dinyatakan positif terpapar Coronavirus Disease 19 (Covid-19). Dia dikebumikan di Kelurahan Suka Maju, Medan. 

Informasi itu telah dibenarkan Lurah Suka Maju Harry Agus Perdana. Menurut Harry, wanita tersebut awalnya berobat ke Rumah Sakit Sembiring. Dia dilaporkan mengalami sakit jantung. 

Namun saat diperiksa, pihak rumah sakit menyatakan wanita tersebut reaktif Covid-19. Keesokannya, wanita itu meninggal dunia.

"Memang rapid test reaktif, tapi swab test belum keluar. Jumat malam beliau meninggal dunia. Pihak rumah sakit kemudian menetapkan supaya beliau tetap dikebumikan dengan protokol Covid-19," kata Harry kepada wartawan.

Harry mengatakan, sempat terjadi perdebatan antara pihak rumah sakit dengan keluarga pasien yang telah meninggal dunia. Mereka meminta agar jenazahnya dikebumikan di pemakaman keluarga.

Pihak rumah sakit kemudian memenuhi permintaan itu, namun dengan syarat proses pemakaman harus tetap mengikuti protokol kesehatan.

Setibanya di lokasi, seorang anggota keluarga merasa peti mati kurang pas dengan ukuran tubuh jenazah. Dia kemudian membuka peti mati itu dan sontak terkejut saat melihat jenazah yang telah dibaluti kain kafan namun masih mengenakan daster.

"Setelah dibongkar, tampak lah almarhumah dalam kondisi masih memakai daster," kata Harry.

Pihak keluarga dengan spontan marah dan menuding jenazah keluarga mereka tersebut sebelumnya tidak dimandikan.

Cekcok pun kembali terjadi. Namun berdasarkan pengakuan tenaga medis dari Rumah Sakit Sembiring, jenazah itu sudah dimandikan.

"Saya tanya petugas, katanya sudah dimandikan. Dia (petugas medis) sendiri yang langsung memandikan," kata Harry menirukan perkataan tenaga medis tersebut.

Penggalan foto jenazah wanita suspect Covid-19 yang masih mengenakan daster saat hendak dikuburkan itu telah viral di media sosial.

Beberapa netizen kemudian mengunggah ulang foto tersebut. Seperti yang dilakukan akun media sosial Facebook bernama Ari Muhammad.

"Ada yg bisa jelaskan, kenapa jenazah masih memakai daster?" tulisnya.


Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Nanda Fahriza Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US