The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jokowi Minta Ekosistem Pengiriman Pekerja Migran Harus Direformasi
Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/HO/Setpres-Lukas)
News

Jokowi Minta Ekosistem Pengiriman Pekerja Migran Harus Direformasi

Harus lebih baik.

Sabtu, 28 November 2020 12:13 WIB 28 November 2020, 12:13 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan perlunya reformasi terhadap ekosistem pengiriman pekerja migran yang harus memberikan perlindungan dan pemenuhan hak pekerja migran secara maksimal.

Seperti dilansir Antara, Presiden Jokowi menekankan pentingnya untuk memastikan kesejahteraan pekerja migran dan keluarganya agar semakin meningkat.

"Kementerian, badan, perusahaan swasta termasuk Apjati harus menjadi bagian perubahan besar yang kita lakukan," kata Presiden Jokowi, Sabtu (28/11/2020).

Menurutnya, keterampilan, profesionalisme, dan keunggulan pekerja migran harus disiapkan sejak dini, untuk itu daya saing pekerja migran harus unggul agar sekaligus bisa menjadi duta bangsa di luar negeri.

Presiden Jokowi sebelumnya membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) di Hotel Grand Mercure Bandung secara virtual, Jumat (27/11/2020).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan, salah satu yang harus diprioritaskan adalah menciptakan lapangan kerja yang setiap tahun ada 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja.

Menurutnya, tugas semua pihak adalah membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Minta Simulasi Vaksinasi Covid-19 Terus Dilakukan

Oleh karena itu, lanjut Presiden Jokowi, perlu kerja sama dan sinergi termasuk untuk menciptakan ruang kerja yang berkualitas yang melindungi hak-hak pekerja migran di luar negeri, dan semaksimal mungkin meningkatkan kualitas dan potensi pekerja migran Indonesia.

"Masih ada pekerja migran yang tidak mendapat perlindungan yang memadai, terutama pekerja migran yang berangkat tidak melalui jalur bukan pekerja, yang jelas, tidak ada satupun pekerja migran yang tidak terlindungi haknya," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
JOIN US
JOIN US