The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Heboh Video Pesawat Asing F-18 US Navy Masuk Wilayah RI Lakukan Manuver, Ini Kata TNI AU
Pesawat tempur F18 Hornet milik US Navy. (Ist)
News

Heboh Video Pesawat Asing F-18 US Navy Masuk Wilayah RI Lakukan Manuver, Ini Kata TNI AU

Kamis, 08 April 2021 17:21 WIB 08 April 2021, 17:21 WIB

INDOZONE.ID - Video pesawat tempur F-18 milik US Navy diketahui melakukan manuver terbang rendah dan melintas di wilayah Indonesia tepatnya di atas penambangan minyak berbendera merah putih di perairan Natuna.

Terkait dengan pesawat asing yang terbang memasuki perairan Indonesia diklarifikasi oleh TNI-AU yang mana peristiwanya terjadi pada Selasa (6/4/2021) sekitar pukul 16.15 WIB.

Marsekal Pertama Indan Gilang membantah bahwa pesawat itu berada di wilayah Indonesia namun hanya melintas di luar wilayah teritorial Republik Indonesia.

"Di perairan Natuna telah melintas pesawat tempur asing diperkirakan jenis F-18 Hornet, di atas FPSO (Floating, Production, Storage ans Off loadinf Vessel) Kakap Natuna yang dioperasikan oleh Perushaan minyak Indonesia dan berada di wilayah ZEE, sekitar 169 mile di sebelah Barat dari Kepulauan Natuna" Jelas Kadispen AU dalam keterangannya seperti yang dikutip Indozone dari IG Infokomando, Kamis (8/4/2021).

Selanjtunya TNI-AU diketahui masih terus melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian ini.

F18 milik US Navy terbang rendah di wilayah RI. (Instagram)
F18 milik US Navy terbang rendah di wilayah RI. (Instagram)

Melintasnya pesawat tempur F-18 ini mengingatkan publik terhadap insiden di Bawean tahun 2003 lalu di mana pesawat tempur F-16 milik TNI AU sudah berhadap-hadapan dengan F18 US Navy.

Saat ini pesawat tempur TNI AU sudah mau saling serang dengan F18 US Navy.

Bahkan perangkat elektronik kedua pesawat sudah jamming selamat 3 menit di udara.

F18 milik US Navy terbang rendah di wilayah RI. (Instagram)
F18 milik US Navy terbang rendah di wilayah RI. (Instagram)

Menurut pengakuan sang pilot TNI AU, saat itu situasi sangat menegangkan dan bisa saja terjadi saling tembak.

Apalagi kedua pihak terus melakukan manuver-manuver ekstrem menghindari kuncian radar.

Hal itu kemudian dapat diredam setelah salah satu penerbang tempur TNI AU berinisiatif menggoyangkan sayapnya sebagai tanda keberadaannya tidak mengancam.

Akhirnya F18 US Navy merespon panggilan F16 TNI AU melalui radio komunikasi lalu pergi meninggalkan wilayah Indonesia menuju kapal induk USS Carl Vinson (CVN-70).

Melansir Hobbymiliter, akibat dari peristiwa insiden Bawean ini, Kapal Induk Amerika setiap melakukan pelayaran di laut teritorial Indonesia, tidak lagi menerbangkan pesawatnya tanpa ijin dan tanpa mengkontak ATC sebagai pengatur lalulintas udara.

Contohnya, ketika US Navy menerjunkan 12 Seahawk dalam membantu penanganan korban gempa dan Tsunami Aceh.

Setiap pagi, selepas ke 12 Seahawk lepas landas mengangkut bantuan dari kapal induk ke daratan, kapal segera menjauh 70-80 mil ke laut lepas agar pesawat tempurnya dapat melakukan latihan  penerbangan rutin tanpa harus melanggar batas teritorial Indonesia.

Kemudian kembali ke dalam 12 mil laut teritorial Indonesia di sore hari untuk menjemput ke 12 Helikopter tersebut. Kedua F-16 tersebut sukses melakukan misinya, dan membawa dampak besar bagi pengakuan kedaulatan kita.

Artikel menarik lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US