The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cerita Lasimin saat Tak di Rumah ketika Erupsi Semeru, Lega Terima Kabar 4 Anaknya Selamat
Warga melihat material awan panas erupsi Gunung Semeru yang mengalir. (ANTARA/Umarul Faruq)
News

Cerita Lasimin saat Tak di Rumah ketika Erupsi Semeru, Lega Terima Kabar 4 Anaknya Selamat

Senin, 06 Desember 2021 10:24 WIB 06 Desember 2021, 10:24 WIB

INDOZONE.ID - Menantikan kabar dari saudara bahkan anak-anak saat terjadi bencana adalah hal yang paling menegangkan, terlebih saat itu kita berada jauh dari mereka. Hal itu pun turut dirasakan oleh Lasimin. Ia adalah salah seorang warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang menjadi saksi atas meletusnya Gunung Semeru pada Sabtu (4/12).

"Saya dikabari kalau Semeru katanya meletus. Saya bingung karena keluarga di rumah," kata Lasimin, Minggu (5/12), mengutip Antara.

Lasimin bercerita saat erupsi terjadi, dirinya sedang tidak di rumah karena ada kegiatan. Namun tidak dengan keluarganya. Mereka tinggal di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Kampung Renteng menjadi lokasi paling terdampak karena puluhan rumah tertimbun abu material dan awan panas guguran hingga menyebabkan beberapa warga dinyatakan hilang.

Pasca erupsi, suasana mendadak gelap gulita karena tertutup asap tebal dari Gunung Semeru. Lasimin pun mencoba untuk bisa mendapatkan kabar keberadaan anak-anaknya.

"Alhamdulillah, akhirnya saya dapat kabar kalau mereka baik-baik saja. Tapi, mereka ada di tempat-tempat pengungsian berbeda. Tidak apa-apa, yang penting semuanya selamat," ujarnya.

Sampai saat ini, ia dan keluarga terpaksa tak bisa kembali ke rumah karena akses jalan di perkampungan tempat tinggalnya yang tertimbun abu dan material lainnya.

"Rumah saya tidak tertimbun, tapi tidak bisa ke sana karena banyak material. Makanya barang-barang yang tersisa tidak bisa diamankan dulu," ujarnya lagi.

Di lokasi yang paling terdampak itu juga ditemukan sejumlah hewan ternak mati, lalu ditemukan juga dua unit truk yang terjebak tebalnya abu material dan membuat pengemudinya terpaksa naik ke atap rumah untuk menghindari awan panas guguran.

Sementara itu, beberapa warga lainnya masih sempat menyelamatkan barang-barang yang tertinggal di rumah. Mereka ada yang membawa kasur, meja, kursi, televisi dan berbagai perabotan rumah tangga lainnya.

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Zega
Silvia Marissa
Zega

Zega

Editor
JOIN US
JOIN US