The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Eropa jadi Pusat Pandemi, Sejumlah Negara Terus Perketat Aturan Covid-19
Pemandangan saat lockdown di Jerman. (REUTERS /Michaela Rehle)
News

Eropa jadi Pusat Pandemi, Sejumlah Negara Terus Perketat Aturan Covid-19

Ada yang belum lockdown.

Kamis, 25 November 2021 14:31 WIB 25 November 2021, 14:31 WIB

INDOZONE.ID - Infeksi Covid-19 di Eropa memecahkan rekor, karena negara-negara Eropa menyumbang sebagian besar infeksi dan kematian akibat Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir.

Meningkatnya infeksi Covid-19 membuat sejumlah negara di Eropa menerapkan lockdown, guna mencegah penyebaran virus corona. Namun Perancis menjadi salah satu negara Eropa yang belum melakukan lockdown.

Meski demikian, Perancis menerapkan aturan baru untuk mencegah penyebaran Covid-19, seperti memperketat penggunaan masker, dan memberikan vaksin dosis ketiga untuk semua orang dewasa.

Baca juga: Perancis akan Setujui Dosis Ketiga Vaksin Covid-19 untuk Orang Dewasa

Slovakia, Republik Ceko, Belanda, dan Hongaria, melaporkan kasus Covid-19 tertinggi per hari selama musim dingin di Eropa.

Polandia juga mengatakan akan memperketat pembatasan jika kasus Covid-19 harian tidak menurun dalam beberapa hari ke depan. Belanda juga akan mengumumkan aturan baru hari Jumat minggu ini.

Sementara itu, pemerintah Denmark mewajibkan penggunaan masker di transportasi umum, di toko-toko kesehatan, dan di sektor kesehatan.

Republik Ceko melaporkan kenaikan harian tertinggi, dengan kasus melebihi 25.000 untuk pertama kalinya.

Belanda mencatat lebih dari 23.700 infeksi virus corona hanya dalam 24 jam, angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak awal pandemi.

Hongaria melaporkan 12.637 infeksi harian virus corona. Perdana Menteri, Viktor Orban yang awalnya menentang lockdown karena takut melumpuhkan ekonomi, minggu ini akan melakukan kampanye vaksinasi kepada seluruh warganya.

Dilansir ABC News, Kamis (25/11/2021), Italia memperketat aturan pada orang yang belum divaksin, di mana pemerintah membatasi akses ke berbagai layanan publik.

Di tengah lonjakan Covid-19, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), badan kesehatan masyarakat Eropa, merekomendasikan suntikan booster untuk semua orang dewasa dan memprioritaskan yang berusia di atas 40 tahun. Pengumuman ini menjadi perubahan besar dari panduan sebelumnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Gema Trisna Yudha
Fitri
JOIN US
JOIN US